Selain itu, lanjut Supardi, Pilgub Banten 2024 ini juga berdasarkan catatan kejadian khusus yang disampaikan para saksi paslon nomor urut 1 di tingkat kecamatan menyebutkan, bahwa adanya dugaan intimidasi kepada pendukung serta dugaan keterlibatan partai cokelat yang mengarahkan untuk memenangkan salah satu paslon yaitu Andra Soni Dimyati.
“Itu sebagaimana yang disampaikan oleh saksi hampir semua kecamatan itu memang gitu, aparatur negara hampir semua terindikasi untuk melakukan hal tersebut,” tandasnya lagi.
Dia menyebut, para saksi paslon nomor urut 1 di tingkat kecamatan tidak menandatangani hasil rekapitulasi penghitungan suara disebabkan terjadinya anomali tersebut.
Catatan kejadian khusus tersebut juga bukan semata menjadi alasan lantaran kekalahan pasangan Airin – Ade Sumardi. Sebab, hal ini dirasakan dilakukan secara masif untuk memenangkan paslon No.2 Andra Soni-Dimyati.
BACA JUGA :
Uang Dalam Amplop Airin-Ade Hoaks, Tim Paslon 01 Laporkan Pembuat dan Penyebar Video











