Puluhan Anak di Kecamatan Curug Gizi Buruk

Anak
BERIKAN BANTUAN: Pemkot Serang saat melakukan kegiatan pemberian naget untuk tangani stunting di Puskesmas Curug, Selasa (25/6/2024). (CREDIT: PEMKOT SERANG FOR BANTEN EKSPRES)

Melalui sejumlah program, mulai dari pengukuran hingga penimbangan berat badan, termasuk pemberian gizi terhadap mereka. “Kalau stunting yang kami tangani ada 88 anak, dan gizi buruk itu ada 26 sudah diinter­vensi oleh kami,” ujarnya.

Menurut dia, stunting dan gizi buruk terjadi diakibatkan beberapa faktor penyebab, yang selama ini belum terse­lesaikan hingga benar-benar tuntas. Di antaranya, faktor ekonomi keluarga, minimnya pemahaman orang tua, hingga faktor-faktor lainnya.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Rp39,9 Miliar untuk Penanganan Balita Stunting

“Terdapat beberapa penye­bab anak terkena stunting, seperti faktor ekonomi, per­nikahan di usia remaja, hingga kekurangan gizi pada masa kehamilan ibu,” tuturnya.

Sebagai upaya pencegahan, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Se­rang beserta seluruh Pus­kesmas diminta untuk melakukan intervensi baik terhadap stunting maupun gizi buruk.

Pos terkait