DPUPR Bakal Perbaiki Dua Jembatan Akibat Banjir

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Kepala DPUPR Kabupaten Serang Mochamad Ronny Natadipraja, meninjau langsung jembatan yang rusak akibat diterjang banjir di Kecamatan Bojonegara kemarin.Foto : DPUPRKabupatenSerang/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, bakal memperbaiki dua jembatan di Kecamatan Bojonegara, yang rusak berat akibat diterjang banjir awal tahun 2026.

Kedua jembatan itu berada di Desa Pakuncen dan Desa Mekarjaya, akan segera diperbaiki supaya masyarakat bisa kembali melewati jembatan itu dengan lebih aman dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Kepala DPUPR Kabupaten Serang Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan, masing-masing penanganan jembatan dianggarkan Rp300 juta dengan total keseluruhannya mencapai Rp600 juta.

Kedua jembatan ini bisa rusak berat akibat banjir yang terjadi di awal tahun kemarin menerjangnya, membuat kondisinya rusak berat dan tidak bisa dilalui masyarakat.

“Kemarin kita bersama ibu bupati sudah meninjau dua jembatan ini, kita akan langsung perbaiki ada dua di Desa Pakuncen dan Desa Mekarjaya. Dua jembatan ini menjadi akses penting masyarakat, karena menjadi penghubung ke desa lainnya,” katanya kepada wartawan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 15 April 2026.

Ronny mengatakan, kedua jembatan yang akan diperbaiki lebarnya ditambahkan dari sebelumnya hanya 4,2 meter menjadi 5,6 meter, adapun untuk panjangnya kurang lebih sekitar enam meter.

Kalau untuk jembatan Pakuncen saat ini sedang diperbaiki, sedangkan jembatan Mekarjaya masih proses pengadaan barang dan jasa, yang akan diajukan pada Mei dan ditargetkan Juni sudah mulai dikerjakan.

“Kalau Pakuncen karena pemeliharaan sudah, sekarang langsung ditangani, kalau yang Mekarjaya harus ada proses pengadaan barang dan jasanya dulu. Adapun rencana pengadaannya pertengahan Mei kita mulai memasukkan ke ULP, harapannya pertengahan Juni sudah ada penyedia yang terpilihnya dan langsung dikerjakan,” ujarnya.

Selain jembatan, kata Ronny, pihaknya juga akan melakukan penanganan terhadap tebing, yang kini kondisinya rawan longsor akibat hujan awal tahun di ruas jalan yang ada di Kecamatan Bojonegara.

Anggaran yang disesuaikan sebesar Rp1 miliar, namun prosesnya masih tender terlebih dahulu belum bisa langsung dikerjakan.

“Akibat hujan besar di awal tahun menyebabkan gerusan tebing di ruas jalan di Bojonegara, ibu bupati juga sudah meninjau kesana. Masalah ini akan segera dilakukan penanganan dengan pembangunan TPT, kegiatannya menggunakan kontrak tuil sehingga harus ada proses tendernya terlebih dahulu,” ucapnya.

Disisi lain, Ronny mengatakan, pihaknya memiliki program pemeliharaan jalan kabupaten yang tersebar di 29 kecamatan, anggaran yang disediakan sebesar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar.

Adapun kategori pemeliharaan jalan yang akan diperbaiki, mengacu pada Permen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kerusakan dipermukaan yang tidak lebih dari lima persen kerusakannya

“Kita ada anggaran sekitar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar untuk pemeliharaan jalan kabupaten se Kabupaten Serang, terhadap jalan yang tingkat kerusakannya tidak lebih dari lima persen atau kerusakan dipermukaan. Harus segera ditangani, karena dikhawatirkan membahayakan pengendara yang melalui jalan tersebut,” tuturnya. (*)

Reporter : Agung Gumelar

Pos terkait