22.500 Warga Desil 1 Sampai 3 Dapat Hewan Kurban Dari 1.000 Kambing

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bersama Mendes PDT Yandri Susanto, memantau langsung lokasi penyembelihan 1.000 hewan kurban hasil kerjasama dengan PT KAF, di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Mamun, Kecamatan Pabuaran, Kamis 28 Mei 2026.

PABUARAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, memberikan daging kurban kepada 22.500 warga Kabupaten Serang, yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 3.

Daging kurban yang diberikan hasil dari menyembelih 1.000 kambing, atas kerjasama yang dilakukan dengan PT Kurma Adzwa Farm (KAF).

Bacaan Lainnya

Penyembelihan 1.000 hewan kurban dilakukan di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Mamun, Kecamatan Pabuaran, Kamis 28 Mei 2026.

Hadir Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, kepala OPD Pemkab Serang, perwakilan PT KAF, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, kerjasama dengan PT KAF ini atas inisiasi dari Kemendes PDT yang mendahulukan Kabupaten Serang, untuk mendapatkan bantuan hewan kurban sebanyak 1.000 kambing.

Kerjasama ini sangat bermanfaat masyarakat di Hari Raya Idul Adha, mereka yang membutuhkan dapat merasakan kenikmatan daging kurban dan diharapkan program ini bisa berkelanjutan hingga lima tahun kedepan.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Kemendes PDT dan PT KAF beserta jajarannya, karena mereka ingin bekerjasama dan kami menyambut baik. Ada 1.000 kambing yang disembelih, diharapkan kedepannya bisa bertambah dan berkelanjutan hingga lima tahun kedepan,” katanya.

Zakiyah mengatakan, daging dari 1.000 kambing yang disembelih ini akan didistribusikan ke 22.500 warga Kabupaten Serang, yang masuk ke Desil 1 hingga Desil 3 karena mereka yang benar-benar membutuhkannya.

“Langsung kita distribusikan ke warga yang membutuhkan, tapi saya mohon maaf kalau misalnya ada yang tidak kebagian karena ini sudah kita atur semuanya,” ujarnya.

Dikatakan Zakiyah, dipilihnya Kabupaten Serang yang menjadi daerah tujuannya PT KAF, karena beberapa daerah lain ketika hendak bekerjasama tidak sampai terjadi MoU.

Akhirnya PT KAF yang berlokasi di Kabupaten Karawang, bekerjasama dengan Kemendes PDT dan diarahkan untuk ke Kabupaten Serang, dan Pemkab Serang menyambut baik kerjasama ini dengan langsung dilakukan MoU.

“Kita terus berkoordinasi dengan melakukan rapat beberapa kali, hingga akhirnya kegiatan hari ini bisa terlaksana. Kegiatan ini menjadi pilot project di Indonesia, karena baru pertama kali dilakukan pemotongan 1.000 hewan kurban dalam satu waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengatakan, MoU dengan PT KAF sudah dilakukan karena pihaknya berkeinginan untuk bisa melahirkan banyak desa-desa domba, sapi dan kambing, yang bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat desa salah satunya saat Idul Adha.

Karena kebutuhannya sangat banyak, selain untuk kebutuhan harian bisa juga untuk catering hingga di jual di pasar, yang tentunya menjadi peluang bagi desa untuk meningkatkan perekonomian dengan dijadikannya desa tematik ternak salah satunya sapi, domba, kambing, dan lainnya.

“Silahkan desa yang punya keinginan untuk jadi desa tematik, buatkan proposalnya dan ajukan ke kami, Insyaallah bisa kami proses. Seperti kegiatan hari ini sudah terealisasi, kami melihat dan memantau pemkab mana yang paling siap untuk pilot project pertama, dan ternyata Pemkab Serang yang siap dan saya ucapkan terimakasih,” katanya.

Yandri mengaku, akan terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di desa, supaya bisa menghasilkan desa-desa tematik yang bisa melahirkan hewan kurban untuk berkurban.

“Desa tematik sudah banyak di Indonesia, ada desa ayam petelur, desa ikan nila, lele, desa buah-buahan, dan sebagainya, termasuk desa ternak juga akan kita tingkatkan,” ujarnya.

Dikatakan Yandri, Pemkab Serang sudah baik dalam melaksanakan pemotongan 1.000 hewan kurban, mulai dari kedatangan hewannya lalu diperiksa kesehatannya, hingga Juru Sembelih Halal (Juleha) sudah diberikan pelatihan khusus sebelumnya.

“Kemendes PDT memantau seluruh kegiatannya secara detail, semuanya sudah dilakukan dengan sangat baik oleh Pemkab Serang, bahkan penerima manfaat benar-benar tepat sasaran yaitu Desil 1 hingga Desil 3,” ucapnya. (*)

Pos terkait