“Dengan begitu maka akan ada proses mengurangi pengangguran, bahwasanya bagaimana masyarakat provinsi Banten terus dilakukan pemberdayaan terhadap proses keterampilan yang bisa mewujudkan peluang kerja sendiri, membangun usaha sendiri sehingga dapat mengurangi pengangguran,” katanya.
Politisi Golkar ini juga mendorong Pemprov Banten untuk memanfaatkan sepenuhnya potensi investasi padat karya yang dapat menyerap banyak lapangan pekerjaan. Menurutnya, Banten sendiri merupakan daerah yang kaya akan potensinya, hal tersebut dapat dimaksimalkan guna menekan angka penangguran dan kemiskinan di Banten.
Selain itu, pemerintah daerah juga dapat saling berkolaborasi dengan menghilangkan ego sektoral dalam penanganan kemiskinan dan pengangguran ini. Upaya penangangan
kemiskinan ini disenergikan dengan upaya baik dalam disisi pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan pekerjaan dan pemerataan program pembangunan.











