Ia menerangkan, angka pengangguran secara detail itu sangat diperlukan sebagai langkah dalam mengambil keputusan dalam kebijakan pembiayaan.
“Kalau kita umpamanya mengeluarkan pembiayaan yang cukup ke arah sana, tetapi objeknya tidak ada kan jadi nanti bisa menjadi problem,” ungkapnya.
Al Muktabar mengaku, pihaknya terus berupaya untuk menekan angka pengangguran di Banten. Hal itu dibuktikan dengan meningkatkan nilai investasi dan mendorong swasta untuk menempatkan tenaga kerja lokal Banten.
“Kemudian kita juga membuka job fair, itu salah satu langkah untuk menekan pengangguran,” terangnya.
Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan I-2024 dibanding triwulan I-2023 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,51 persen.
Adapun lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan sangat tinggi. Diantaranya meliputi Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 20,63 persen.











