Menurutnya, siapa pun latar belakangnya, apabila berniat maju ikut berkompetisi dalam perhelatan pilkada memiliki hak yang sama sebagai warga negara Indonesia. Namun, yang terpenting harus memenuhi persyaratan dan tidak menyalahi aturan.
“Ini kan bentuk dari demokrasi, siapa pun berhak mencalonkan dan dicalonkan, yang penting harus memenuhi persyaratan dan tidak menyalahi aturan,” tandasnya.
Ia menilai PKB cukup jeli bakal mengusung Kepala Dinas Pendidikan Jamaludin dalam perhelatan Pilkada tahun ini.
“Dia sebagai kepala dinas Pendidikan setidaknya guru-guru kenal dia. Kalau memang PKB merekomendasikan yang bersangkutan untuk di usung pada Pilkada 2024 nanti,” ujar Syailendra.
“Tapi PKB kan cuma 5 kursi, jika memang PKB Kota Tangerang betul-betul mendapatkan surat keputusan dukungan dari DPP, harus nambah 5 kursi lagi dari parpol lain supaya memenuhi 20 persen kursi yang ada di parlemen (DPRD Kota Tangerang),” tandas lagi.











