SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Menjelang pengumuman kelulusan, para pelajar di Kota Serang diminta tidak merayakan momen tersebut dengan aksi konvoi kendaraan maupun coret-coret seragam yang kerap terjadi setiap tahun.
Imbauan ini disampaikan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat mengunjungi SMAN 5 Kota Serang. Ia menegaskan, siswa sebaiknya merayakan kelulusan secara sederhana tanpa tindakan berlebihan.
“Rayakan kelulusan dengan cara yang wajar, tidak perlu konvoi atau ugal-ugalan di jalan,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, kebiasaan mencoret seragam bukanlah bentuk perayaan yang mencerminkan sikap pelajar yang baik. Selain merusak, tindakan tersebut juga dinilai tidak memberi contoh positif bagi siswa lainnya.
“Sebagai pelajar harus bisa memberi teladan. Coret-coret seragam itu tidak mencerminkan hal yang baik,” katanya.
Selain itu, larangan konvoi diberlakukan karena dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan memicu konflik di jalan. Dalam kondisi euforia, para siswa disebut rentan terpancing emosi yang dapat berujung pada gesekan antar kelompok.
“Konvoi sering menimbulkan masalah, mulai dari kemacetan sampai potensi keributan. Ini yang harus dihindari,” jelasnya.
Dirinya berharap para pelajar dapat mengisi momen kelulusan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti berkumpul bersama keluarga atau melakukan aktivitas yang bermanfaat tanpa mengganggu ketertiban umum. (*)











