JAMBE,BANTENEKSPRES.CO.ID — Puskesmas Jambe menggelar kegiatan Safari Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya nyata dalam menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian angka kelahiran, pencegahan kehamilan tidak direncanakan, serta penekanan angka stunting di wilayah Kecamatan Jambe.
Safari KB tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan, mulai dari pemasangan alat kontrasepsi hingga pemeriksaan kesehatan ibu dan anak.
Kepala Puskesmas Jambe, drg. Christina Handar Mujati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kesehatan yang proaktif dan menyentuh langsung masyarakat.
“Safari KB ini kami lakukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, sehingga mereka lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan, khususnya terkait program keluarga berencana,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 22 April 2026.
Ia menjelaskan, pengendalian angka kelahiran menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Dengan perencanaan keluarga yang baik, kita bisa memastikan setiap anak mendapatkan perhatian, asupan gizi, dan pendidikan yang optimal. Ini sangat berpengaruh terhadap pencegahan stunting,” jelasnya.
Menurutnya, edukasi menjadi kunci utama dalam keberhasilan program KB.Dengan adanya Safari KB ini, Puskesmas Jambe berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.
“Kami tidak hanya memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi, tetapi juga melakukan konseling agar masyarakat memahami pilihan metode KB yang sesuai dengan kondisi masing-masing,” tambahnya.
Lebih lanjut, Christina menyampaikan bahwa layanan yang diberikan dalam Safari KB cukup lengkap, meliputi pemasangan alat kontrasepsi seperti IUD, implan, suntik, pil, hingga kondom.
“Kami juga menyediakan layanan konseling metode KB, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan KB pasca persalinan. Semua ini kami hadirkan untuk memastikan kesehatan ibu tetap terjaga sekaligus merencanakan kehamilan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keluarga berencana semakin meningkat. mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
“Harapan kami, masyarakat semakin memahami bahwa keluarga berencana bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu datang ke fasilitas kesehatan. Semua layanan kami berikan dengan aman, profesional, dan tentunya demi kesehatan bersama,” tutupnya. (*)











