Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten menyoroti sistem ranking tertutup dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA/SMK Negeri di Provinsi Banten. Ranking tidak terbuka untuk publik. Hanya bisa diketahui siswa yang mendaftar SPMB.
Proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMA negeri di Kota Tangsel menuai protes dan unjuk rasa dari warga. Aksi protes ini dipimpin para ketua RT dan RW yang ada di sekitar sekolah. Meski dekat dengan sekolah, banyak siswa yang tidak diterima di SMA negeri. Karena harus beradu nilai untuk mendapatkan satu kursi di SMA negeri. Jarak dengan sekolah tidak menjadi tidak menjadi penilaian utama.
Berita Terkait
Headlines
Tag: SPMB 2025
Sosialisasi Juknis SPMB Lamban, Banyak Siswa Tak Tertampung di SMA, Menambah Besar Potensi Anak Putus Sekolah
Banyak orangtua siswa kebingungan saat mendaftarkan anaknya masuk SMA/SMK pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Mereka tidak memahami alur, dan prosedur pendaftaran. Ditambah lagi, banyak dokumen yang harus di-upload ke dalam aplikasi. Selain itu, program SMA/SMK swasta gratis juga tidak tersosialisasi dengan baik.
Kebingungan Mendaftar SPMB, Minta SMA Swasta Gratis Dipublis
Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA/SMK negeri di Banten resmi dibuka pada Senin (16/6) kemarin. Namun pada pelaksanaan hari ke dua ini, Selasa (17/6) masih banyak orang tua siswa yang mengaku kebingungan dengan jalur masuk, syarat pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang dianggap kurang tersosialisasi.
23 Juni 2025 Pendaftaran Dibuka, SDN Kutabumi IV Hanya Sediakan Tiga Jalur pada SPMB
SDN Kutabumi IV membuka pendaftaran untuk Sistem Penerima Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni sampai dengan 25 Juni. Untuk itu, masyarakat harus siap mengikuti proses SPMB yang berlaku dan tidak mengikuti proses di luar jalur sistem yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
SMPB 2025 Tingkat TK-SMP Dilakukan Secara Online
Sesuai jadwal SPMB untuk tingkat TK negeri pembina akan dimulai akhir Mei, kemudian dilanjut SD Negeri dan terakhir SMP Negeri.
Ratusan Guru dan Operator SD Ikuti Bimtek SPMB
Sebanyak 300 guru maupun operator perwakilan dari SD negeri dan swasta di Kota Tangsel dikumpulkan oleh Dindikbud Kota Tangsel.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.











