BANTENEKSPRES.CO.ID, RAJEG — Pihak SMA Negeri 14 Kabupaten Tangerang, di Jalan Raya Cadas Kukun, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, tertutup soal jumlah calon siswa yang mendaftar dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, pihak SMAN 14 Kabupaten Tangerang menyediakan kuota sebanyak 360 siswa pada tahapan pendaftaran 16-23 Juni 2025.
Uraiannya, kuota jalur mutasi 5 persen atau 18 siswa, kuota jalur domisili 30 persen atau 108 siswa, kuota jalur prestasi 35 persen atau 126 siswa dan kuota jalur afirmasi 30 persen atau 108 siswa.
Saat ditanya uraian jumlah calon siswa yang mendaftar melalui setiap jalur tersebut, pihak SMAN 14 Kabupaten Tangerang terkesan menutupi informasi itu.
Sekretaris Pantia SPMB 2025 SMAN 14 Kabupaten Tangerang bernama Iset pun, hanya berjanji kepada wartawan untuk memberikan informasi tersebut sejak Senin (23/6) atau hari terakhir tahapan pendaftaran.
Saat ditanya berulang kali soal informasi itu, Iset belum membuka uraian jumlah pendaftar dari setiap jalur meliputi, jalur mutasi, jalur domisili, jalur prestasi dan jalur afirmasi.
Bahkan saat ditanya nilai rapor nomor urut 1 dan nomor 108 calon siswa, yang mendaftar melalui jalur domisili, Iset pun tidak merespon. Sikap tertutup oknum di SMAN 14 Kabupaten Tangerang ini menimbulkan asumsi negatif soal proses SPMB 2025.
Saat dimintai tanggapannya tentang oknum Pantia SPMB 2025 SMAN 14 Kabupaten Tangerang yang tertutup perihal uraian jumlah calon siswa yang mendaftar melalui jalur mutasi, jalur domisili, jalur prestasi dan jalur afirmasi, Kepala SMAN 14 Kabupaten Tangerang Yahya Rahayu pun tidak merespon pesan WhatsApp wartawan. (zky)











