MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengendara yang melintas di Jalan Raya Tanjung Kait-Mauk, Kabupaten Tangerang, harus menghadapi teror kegelapan setiap malam.
Pasalnya, Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut mati total dan tidak berfungsi selama hampir 4 bulan terakhir.
Kondisi ini dikeluhkan oleh Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Mauk Ahmad Manurul Fiqri.
Ia mengungkapkan, ketiadaan lampu jalan membuat jalur penghantar aktivitas warga tersebut berubah menjadi lintasan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan saat malam hari.
“Kondisi malam hari di sini benar-benar gelap gulita tanpa PJU dan sudah berlangsung hampir 4 bulan. Pengendara bukan cuma harus mengandalkan lampu kendaraan sendiri, tapi juga dipaksa ekstra waspada dengan pejalan kaki, pesepeda atau kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Fiqri, Rabu, 23 September 2026.
Tanpa adanya cahaya penunjang, jarak pandang pengendara motor maupun mobil sangat terbatas.
Risiko kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas pencurian dengan pemberatan (begal/kejahatan jalanan) menjadi ancaman nyata yang menghantui warga lokal maupun pengguna jalan luar daerah yang melintas pada malam hari.
Mewakili masyarakat dan pemuda setempat, Fiqri melayangkan desakan keras agar instansi berwenang tidak tinggal diam.
“Mohon perhatian dan tindak lanjut cepat dari pihak terkait, khususnya Pemprov Banten atau instansi berwenang, agar fasilitas umum ini segera berfungsi normal kembali,” tegas Fiqri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas perhubungan atau pihak berwenang terkait jadwal perbaikan PJU di ruas Jalan Raya Tanjung Kait-Mauk tersebut. (*)











