SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Keterbatasan armada Pemadam Kebakaran (Damkar), masih menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran di Kabupaten Serang.
Saat ini, hanya lima unit mobil Damkar Kabupaten Serang, yang dinyatakan berfungsi optimal empat lainnya mengalami kerusakan, yang kini sedang dalam perbaikan di bengkel.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, belum dapat mengajukan pengadaan penambahan unit baru mobil Damkar, karena terkendala anggaran yang masih belum optimal.
Padahal BPBD Kabupaten Serang telah berencana untuk melakukan pengajuan pengadaan mobil Damkar sebanyak empat unit, namun dirasanya rencana tersebut tidak dapat terealisasi di tahun ini.
“Yang lima sudah berfungsi kembali, yang empat lainnya masih perawatan di bengkel, untuk yang lima berfungsi itu tiga unit ada di Mako damkar di tiga kecamatan, dua unit lainnya di kantor BPBD. Saya sih ngajuinnya pengennya sekali pengadaan sampai empat unit, mudah-mudahan sih dapat terealisasi ya,” kata Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat, saat ditemui wartawan di Hotel Forbis Waringinkurung, Senin 21 September 2026.
Ajat mengatakan, bahkan untuk 2027 pun dirinya pesimis tidak bisa menambah armada mobil Damkar, namun apabila nantinya ada pengadaan tentu pihaknya akan terus mengajukan supaya ada penambahan unit mobil Damkar.
“Kita pun harus melihat kondisi keuangan yang ada, kita berharap tadinya ada pengadaan, kita sudah usulkan kalau ada informasi pengadaan ya tentu bagus, kalaupun tidak ada kita sudah siapkan juga usulan untuk rekondisi mobil Damkar,” ujarnya.
Dikatakan Ajat, anggaran satu unit mobil Damkar sekitar Rp2 miliar, apabila empat unit sekitar Rp8 miliar, kalau rekondisi mobil nilainya mencapai Rp500 juta dan empat unit mobil rusak berarti sekitar Rp2 miliar.
“Kita sekarang fokus ke rekondisi saja karena kondisi keuangan, supaya bisa cepat memperkuat pos pos Damkar di kecamatan yang lain,” ucapnya. (*)
Reporter : Agung Gumelar











