TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang terus membangun embung atau tandon kurangi risiko banjir. Salah satunya di Kecamatan Tigaraksa, Tandon Sudirman yang sudah rampung 80 persen.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengatakan, tandon tersebut untuk mengurangi risiko banjir di Desa Pasir Nangka dan Kelurahan Tigaraksa. Di mana, dalam struktur rancangan, sebagai tempat penampungan limpasan air hujan.
“Tandon ini nantinya diharapkan dapat menahan sebagian limpasan sebelum masuk ke sistem drainase. Prinsipnya air hujan yang datang kita kelola dan tampung terlebih dahulu. Ini bisa mengurangi genangan dan risiko banjir di wilayah sekitar tandon,” katanya, Senin 21 September 2026.
Berdasarkan data, Tandon Sudirman memiliki volume tampungan sekitar 28.526 meter kubik, dengan luas penampang basah mencapai 6.001,564 meter persegi. Kedalaman tandon berada di kisaran 4,5 hingga 5 meter. Tandon dilengkapi jalur inspeksi dan pedestrian yang mengelilingi area tampungan.
Iwan menjelaskan, kawasan tandon dirancang agar memiliki fungsi tambahan sebagai ruang terbuka hijau dan ruang aktivitas masyarakat. Kata dia, jalur pedestrian dan jogging track di sekitar tandon bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga maupun beraktivitas di ruang terbuka.
“Jadi fungsi utamanya tetap sebagai bagian dari pengendalian air. Tetapi kawasan ini juga kita arahkan agar mempunyai manfaat lingkungan dan sosial bagi masyarakat. Pembangunan Tandon Sudirman saat ini tercatat telah mencapai 80,12 persen. Insya Allah sudah bisa dinikmati masyarakat akhir tahun ini,” jelasnya.(*)
Reporter: Asep Sunaryo











