SDN Ciputat 06 Dibangun 3 Lantai, Punya 18 Kelas

Rencana pembangunan Gedung SDN Ciputat 06 Kota Tangsel

SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan fasilitas pendidikan melalui pembangunan Gedung Sarana dan Prasarana SDN Ciputat 06 di Jalan Ki Hajar Dewantara Nomor 6, Ciputat.

Gedung baru tersebut dirancang tiga lantai dengan konsep modern dan fungsional. Pembangunan secara vertikal menjadi pilihan untuk mengoptimalkan lahan sekolah yang berada di kawasan perkotaan, sekaligus menyediakan ruang belajar dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan siswa maupun tenaga pendidik.

Bacaan Lainnya

Proyek yang dikerjakan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel itu saat ini telah memasuki tahap awal pekerjaan.

Kepala DCKTR Kota Tangsel Ade Suprizal mengatakan, proses pembangunan diawali dengan pembongkaran bangunan lama dan dilanjutkan dengan proses fabrikasi.

“Lagi pembongkaran, terus ya fabrikasi lah gitu,” ujar Ade, Rabu (2/9).

Menurut Ade, desain gedung baru memang menggunakan konsep tiga lantai. Pembangunan secara vertikal dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan lahan sekolah tanpa menghilangkan ruang terbuka yang masih dibutuhkan untuk aktivitas siswa.

“Standarnya memang tiga lantai untuk SD ini,” katanya.

Gedung tersebut tetap dibangun di lokasi SDN Ciputat 06 saat ini. Desain bangunan dibuat berbentuk U dengan lapangan sekolah tetap dipertahankan di bagian bawah.

“Sama, biasa. Tiga lantai model U itu. Yang bawahnya tetap lapangan itu. Lokasinya tetap di jalan itu. Tetap di situ,” jelasnya.

18 Ruang Kelas Disiapkan

Gedung baru SDN Ciputat 06 nantinya memiliki 18 ruang kelas yang tersebar di tiga lantai. Selain ruang belajar, sejumlah fasilitas penunjang juga disiapkan untuk mendukung kegiatan sekolah.

Fasilitas tersebut mencakup ruang guru, ruang kepala sekolah, dan perpustakaan.

“Selain ruang belajar, fasilitas pendukung yang disiapkan meliputi ruang guru, ruang kepala sekolah, dan perpustakaan,” papar Ade.

Kebutuhan sanitasi juga menjadi bagian dari desain gedung. Sebanyak 18 toilet siswa dan tiga toilet guru disiapkan dalam bangunan baru tersebut.

Dengan komposisi fasilitas itu, gedung sekolah tidak hanya menyediakan ruang untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga fasilitas pendukung yang dibutuhkan warga sekolah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pembangunan gedung baru juga dirancang dengan mempertimbangkan keterbatasan lahan. Karena itu, sejumlah fasilitas ditempatkan secara vertikal sehingga area sekolah dapat digunakan secara lebih optimal.

Konsep tersebut membuat kebutuhan ruang pendidikan dapat dipenuhi tanpa mengorbankan keberadaan lapangan yang menjadi ruang aktivitas siswa.

Lapangan Olahraga di Lantai Atas

Salah satu bagian dari rancangan gedung baru SDN Ciputat 06 adalah penyediaan lapangan olahraga di lantai paling atas.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari desain untuk memenuhi kebutuhan ruang aktivitas olahraga di tengah keterbatasan lahan sekolah.

Pemanfaatan bagian atas gedung sebagai area olahraga memungkinkan fungsi lahan sekolah tetap berjalan secara beriringan dengan kebutuhan ruang belajar.

Di sisi lain, desain gedung juga mengedepankan aspek modern dan kemudahan perawatan.

“Dari sisi desain, fasad gedung juga dibuat dengan konsep modern yang mempertimbangkan kemudahan dalam perawatan,” jelas Ade.

Fasad bangunan juga disesuaikan dengan desain sekolah yang berada di sebelahnya, yakni SDN Ciputat 01. Penyesuaian tersebut dilakukan agar tampilan kedua bangunan terlihat selaras.

Dengan demikian, konsep modern tidak hanya diterapkan pada bentuk bangunan, tetapi juga pada aspek fungsional dan pengelolaan fasilitas sekolah.

Pembangunan Ditargetkan Rampung Desember 2026

Pekerjaan pembangunan Gedung Sarana dan Prasarana SDN Ciputat 06 ditargetkan berlangsung hingga akhir 2026.

Kontrak pekerjaan telah berjalan sejak akhir Agustus. Berdasarkan target yang disampaikan DCKTR Tangsel, pembangunan diharapkan dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap pembongkaran dan fabrikasi sebelum berlanjut ke tahapan konstruksi berikutnya.

Pembangunan dilakukan di lokasi sekolah yang selama ini digunakan SDN Ciputat 06. Desain tiga lantai dengan bentuk U menjadi bagian dari strategi untuk menyesuaikan pembangunan dengan kondisi lahan yang tersedia.

Lapangan tetap dipertahankan di bagian bawah, sementara ruang-ruang pendidikan dan fasilitas pendukung ditempatkan dalam bangunan bertingkat.

Konsep tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan ruang sekolah di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Fasilitas Sekolah Disiapkan Lebih Lengkap

Kehadiran gedung baru nantinya akan memberikan tambahan fasilitas bagi aktivitas pendidikan di SDN Ciputat 06.

Sebanyak 18 ruang kelas menjadi fasilitas utama yang disiapkan. Ruang guru, ruang kepala sekolah, dan perpustakaan melengkapi kebutuhan operasional sekolah.

Sementara untuk sanitasi, tersedia 18 toilet siswa dan tiga toilet guru.

Fasilitas olahraga juga menjadi bagian dari rancangan bangunan melalui penyediaan lapangan di lantai paling atas.

Rangkaian fasilitas tersebut disusun dalam satu bangunan tiga lantai dengan mempertahankan lapangan sekolah di area bawah.

Pengaturan ruang secara vertikal membuat lahan sekolah dapat digunakan untuk beberapa fungsi sekaligus. Ruang belajar ditempatkan dalam gedung, sementara area lapangan tetap dipertahankan untuk aktivitas siswa.

Desain berbentuk U juga menjadi bagian dari rancangan bangunan. Selain mempertimbangkan kebutuhan ruang, desain tersebut disesuaikan dengan kondisi lokasi sekolah.

Konsep Modern Tetap Mengutamakan Fungsi

Pembangunan SDN Ciputat 06 tidak hanya mengedepankan tampilan bangunan. Konsep yang diterapkan juga diarahkan pada fungsi setiap ruang dan kemudahan dalam perawatan.

Fasad gedung dirancang dengan tampilan modern, sementara bentuk bangunan dibuat menyesuaikan kebutuhan ruang sekolah.

Penempatan lapangan olahraga di lantai paling atas menjadi salah satu bagian dari pemanfaatan ruang secara vertikal.

Pada saat yang sama, keberadaan lapangan di area bawah tetap dipertahankan sehingga siswa tetap memiliki ruang untuk melakukan aktivitas di lingkungan sekolah.

Desain gedung yang diselaraskan dengan SDN Ciputat 01 di sebelahnya juga menjadi bagian dari perencanaan kawasan sekolah.

Pembangunan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih memadai di lokasi SDN Ciputat 06.

Bagi siswa, ruang kelas menjadi bagian utama dari aktivitas belajar setiap hari. Sementara bagi guru dan pengelola sekolah, keberadaan ruang pendukung seperti ruang guru, ruang kepala sekolah, dan perpustakaan menunjang kegiatan pendidikan di luar proses belajar mengajar di kelas.

Fasilitas sanitasi dan olahraga juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas warga sekolah.

Optimalkan Lahan di Kawasan Perkotaan

Pembangunan gedung tiga lantai menunjukkan pendekatan pemanfaatan lahan secara vertikal di lingkungan sekolah.

Lahan sekolah tetap menyediakan ruang untuk lapangan, sementara kebutuhan ruang pendidikan dipenuhi melalui bangunan bertingkat.

Model tersebut memungkinkan 18 ruang kelas beserta fasilitas pendukung ditempatkan dalam satu kompleks sekolah tanpa menghilangkan fungsi lapangan.

DCKTR Tangsel menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai pada Desember 2026. Setelah pembangunan rampung, SDN Ciputat 06 akan memiliki gedung baru dengan kapasitas ruang dan fasilitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Pembangunan gedung ini menjadi bagian dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Tangerang Selatan, khususnya di wilayah Ciputat.

Dengan desain tiga lantai, 18 ruang kelas, fasilitas pendukung, 21 toilet, serta lapangan olahraga di lantai paling atas, gedung baru SDN Ciputat 06 dirancang untuk memaksimalkan fungsi lahan sekaligus mendukung aktivitas belajar siswa dan kegiatan warga sekolah.

Pembangunan tetap dilakukan di lokasi yang sama dengan mempertahankan lapangan di area bawah. Konsep modern pada fasad juga dipadukan dengan pertimbangan kemudahan perawatan dan keselarasan dengan bangunan SDN Ciputat 01 di sebelahnya.

Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026.(*)

Pos terkait