Kondisi Dinilai Membaik, Dindikbud Kota Serang Cabut Kebijakan PJJ

Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mencabut kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau yang dinilai semakin membaik.

Keputusan tersebut diambil setelah kondisi mutu udara menunjukkan perbaikan cukup signifikan. Dengan pencabutan PJJ, seluruh satuan pendidikan di Kota Serang kembali melaksanakan pembelajaran secara luring atau tatap muka mulai Senin (15/9).

Bacaan Lainnya

Kepala Dindikbud Kota Serang Nuri mengatakan, meski pembelajaran kembali dilakukan secara tatap muka, sekolah tetap diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Melihat perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang semakin hari semakin membaik, terlihat dari kondisi mutu udara yang mengalami perbaikan cukup signifikan,” kata Nuri.

Ia meminta kepala sekolah dan guru memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan baik, efektif, dan optimal. Sekolah juga diminta melakukan observasi terhadap proses pembelajaran sebagai bagian dari pengawasan dan kepemimpinan sekolah.

Nuri juga menginstruksikan para pengawas untuk terus mengendalikan mutu pembelajaran di setiap satuan pendidikan sesuai jenjangnya.

Pencabutan PJJ tersebut dituangkan melalui surat edaran Dindikbud Kota Serang kepada seluruh satuan pendidikan. Kebijakan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya pembelajaran dialihkan ke sistem daring sebagai antisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dindikbud berharap kembalinya pembelajaran tatap muka dapat berjalan lancar sekaligus menjaga kualitas pendidikan di Kota Serang tetap meningkat.

“Hal ini dilakukan agar terwujud Kota Serang yang berbudi dan peduli serta cerdas, sehingga kualitas pendidikan terus mengalami peningkatan dan dapat diwujudkan dengan baik,” ujarnya. (*)

Pos terkait