TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memastikan penuntasan sanitasi dan asrama pondok pesantren dalam tiga tahun. Maesyal mengatakan, ada sekitar 1.100 ponpes penuntasan sanitasi dan asrama dalam tiga tahun ke depan.
“Total ponpes yang perlu kita tuntaskan untuk sanitasi dan asrama ada 1.100 penerima manfaat. Kita komitmen dengan kemampuan keuangan daerah ini bisa tuntas tiga tahun ke depan,” katanya, Selasa 8 September 2028.
Maesyal menuturkan, awal program berjalan sanitasi pondok pesantren dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Kemudian, pada periode ia bersama Intan Nurul Hikmah dilanjutkan dengan pembangunan asrama pondok pesantren.
“Program yang muncul Pak Zaki yang kita lanjutkan dan tingkatkan. Asrama dan sanitasi ini penting bagi pondok pesantren. Kita bangun untuk meningkatkan semangat belajar para santri-santri yang akan melanjutkan perjuangan para kiai, para ustadz, para ustadzah yang ada di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Maesyal memaparkan, pada tahun anggaran 2026 ada sekitar 150 pondok pesantren yang menerima manfaat program. Jumlah ini, kata dia, meningkat dua kali dari tahun anggaran 2025 sebanyak 75 pondok pesantren.
“Mohon doanya dari para kiai dan para ulama, nanti 2027 kita tambah lagi jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Sampai semuanya tuntas tiga tahun dengan total kurang lebih ada 1.100 pondok pesantren,” jelasnya.
Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Subulusallam Kresek sekaligus Ketua Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang Amal Faihan Maimun mengatakan, pengasuh ponpes dan para Kiyai mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dalam bidang keagamaan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah. Alhamdulillah jumlahnya meningkat. Kami mengusulkan jumlah di Kabupaten Tangerang secara keseluruhan ada 1.117 pondok pesantren dan kami mengusulkan pemerataan supaya semuanya bisa tersentuh mendapatkan bantuan,” jelasnya.(*)











