Ratusan Sekolah se-Jabodetabek Ikuti Turnamen Futsal Walikota Tangerang Cup 2026

Turnamen Futsal Wali Kota Cup jenjang SMP berlangsung di GOR Nambo Jaya, 8 September 2026.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Turnamen Futsal untuk jenjang SMP resmi digelar di GOR Nambo Jaya, Kecamatan Periuk, sejak Senin, 7 September 2026. Ajang bergengsi ini diikuti sebanyak 154 sekolah di Jabodetabek.

Ketua Pelaksana Turnamen, Kinantan Probo Kusumo mengungkapkan, perhelatan turnamen Futsal se-Jabodetabek ini disambut antusias pihak sekolah. Pesertanya mencapai total 154 peserta. Ia menyebut, ajang ini mencakup 80 sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk memperebutkan Piala Walikota Tangerang, serta 74 sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk Piala Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Total keseluruhan ada 154 sekolah se-Jabodetabek, terdiri dari 80 SMP untuk Piala Walikota dan 74 SD untuk Piala Kadispora,” saat diwawancarai, Selasa 8 September 2026.

Menurut Kinantan, GOR Nambo Jaya dipilih lantaran salah satu venue futsal terbesar di Kota Tangerang.
Pihak penyelenggara sengaja memfokuskan kompetisi untuk SD dan SMP. Sebab, minimnya turnamen khusus usia dini khususnya di wilayah Tangerang.

“Kita melihat sangat jarang adanya even turnamen futsal untuk jenjang SD maupun SMP seperti ini. Padahal kalau digali banyak bibit-bibit prestasi dari olahraga futsal pada jenjang SD maupun SMP,” ujarnya.

Ia berharap, turnamen ini menjadi wadah penjaringan yang dapat memunculkan bibit-bibit atlet futsal berprestasi baru.

Dalam perhelatan turnamen kali ini, kata Kinantan, panitia telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi sang juara

Untuk Piala Walikota jenjang SMP, Juara 1 mendapatkan Rp9 juta, Juara 2 sebesar Rp6 juta, dan Juara 3 meraih Rp4 juta,” ungkapnya.
.
“Kalau untuk Piala Kadispora untuk jenjang SD total prize pool senilai Rp5 juta dengan skala kompetisi yang disesuaikan untuk tingkat anak-anak,” sambungnya.

Meskipun sebagian besar peserta didominasi oleh sekolah-sekolah asal Kota Tangerang, animo yang besar membuat pihak penyelenggara mengevaluasi agar acara ini bisa digelar secara rutin setiap tahunnya. Ia berpesan kepada seluruh tim, official, dan suporter agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, menghormati lawan.

“Untuk menghindari aksi anarkis dan upaya kelancaran turnamen kami juga bekerjasama dengan pihak kepolisian,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi di ajang ini juga memberikan nilai tambah bagi peserta. Selain mencetak bibit muda berprestasi, sertifikat juara yang diperoleh para siswa dapat membantu mereka saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (seperti dari SD ke SMP) agar tidak kesulitan mencari sekolah.(*)

Pos terkait