Sirkuit Atletik Championship 9 Kabupaten Tangerang, Diikuti 2.100 Pelajar Asal 5 Provinsi

Atlet atletik muda usia dari 5 Provinsi tampil di ajang Sirkuit Atletik Championship ke-9 di Indomilk Arena.

BANTENEKSPRES.CO.ID, KELAPA DUA – Prestise kejuaraan Sirkuit Atletik Championship yang memasuki gelaran ke-9 kalinya semakin meningkat di kalangan pelajar. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang ambil bagian pada even yang dilaksanakan di lintasan atletik Indomilk Arena, 29 Agustus 2026 mencapai angka 2.100 starter. 

Peserta sebanyak tersebut datang dari 4 provinsi selain Banten yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kehadiran atlet dari 4 provinsi selain karena alasan aganda rutin juga karena atlet merasa nyaman berkompetisi di Indomilk Arena yang menjadi venue home Persita Tangerang tersebut. 

Bacaan Lainnya

“Kebanyakan dari peserta adalah peserta yang pernah tampil sebelumnya di Indomilk Arena, kabar soal suasana kompetisi disini yang nyaman membuat peserta dari setiap seri yang kita gelar bertambah demikian juga asal atletnya. Dengan semakin banyak peserta kami berharap kompetisi ini bisa meningkatkan pengalaman dan prestasi atlet peserta,” jelas Desy Ruli, Ketua Pengcab PASI Kabupaten Tangerang sekaligus penyelenggara kejuaraan. 

Pada kejuaraan kali ini panitia mempertandingkan empat kategori usai lomba yakni atlet Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk nomor yang dipertandingkan mulai dari sprint, kangas escape, lari 800 m serta nomor estafet 4 x 100 m. 

“Nomor estafet yang paling diminati, karena persaingan antar peserta seru dan ketat. Banyak klub atau sekolah yang menyiapkan atlet di nomor ini,” jelas wanita yang juga atlet atletik master ini.

Sementara itu pelatih atletik Kabupaten Tangerang Suhendrik menyambut baik pelaksanaan Sirkuit Atletik Championship 9 kali ini karena bisa dijadikan ajang ujicoba atlet Kabupaten Tangerang baik yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov VII tahun 2026 maupun Popda tahun 2028. 

“Ajang ini kami pakai sebagai evaluasi akan hasil latihan atlet selama ini, terutama atlet pelajar yang akan berlaga di Porprov, sekaligus juga jadi ajang seleksi menghadapi Popda,” tukasnya. (*)

Pos terkait