Dukung Literasi, Maria Teresa Salurkan 2.500 Buku Tulis ke Sekolah

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Maria Teresa Suhardja membagikan buku tulis kepada siswa di SDN 01 Ciputat. DPRD Tangsel For Bantenekspres.co.id

 

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Maria Teresa Suhardja membagikan 2.500 buku tulis kepada sejumlah sekolah di Kota Tangsel, Rabu, 19 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

Maria mengatakan, pembagian buku tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan literasi sekaligus mendukung kebutuhan belajar siswa. Program tersebut merupakan inisiatif pribadi yang telah dijalankan sejak 2025.

“Saya ingin anak-anak di Kota Tangsel memiliki semakin banyak akses terhadap buku,” ujarnya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Maria menambahkan, dalam penyaluran kali ini, sebanyak 830 siswa di SDN 01 Ciputat menerima bantuan buku. Selain itu, sebagian buku juga akan disalurkan kepada siswa SDN 02 Serua, Ciputat.

Sejak program tersebut dimulai pada 2025 hingga saat ini, total sekitar 10.000 buku tulis telah disalurkan kepada pelajar di Kota Tangsel.
Menurutnya, dukungan terhadap literasi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Buku dinilai tidak hanya menjadi sarana untuk mencatat pelajaran, tetapi juga dapat membantu memperluas wawasan dan membangun karakter anak.

“Semoga buku-buku ini dapat menambah wawasan, menumbuhkan minat baca, dan menjadi bagian kecil dari upaya kita membangun generasi yang lebih cerdas dan berkarakter,” tambahnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai, membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Peran pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong anak gemar membaca dan belajar.

Karena itu, ia berharap bantuan buku yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih kondusif untuk kegiatan belajar.

“Karena setiap buku yang dibaca hari ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita,” jelasnya.

Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, Maria berharap semakin banyak pelajar di Kota Tangsel yang mendapatkan akses terhadap buku sehingga dapat memperluas pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.

Ia menilai, pembangunan generasi masa depan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Menurutnya, sebuah buku yang diberikan kepada seorang anak dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar di kemudian hari. (*)

 

Pos terkait