Antusias, Ribuan Warga Tumpah Ruah di CFD Perdana Dua Kota di Tangerang

Antusias, Ribuan Warga Tumpah Ruah di CFD Perdana Dua Kota di Tangerang
Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berbaur bersama ribuan warga peserta CFD di Graha Raya, Tangerang. Minggu (16/8). Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Ribuan warga Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tumpah ruah memadati kawasan Graha Raya yang berada di titik perbatasan kedua wilayah, Minggu 16 Agustus 2026 pagi WIB.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana bersama dua kota tersebut.

Bacaan Lainnya

Beragam kegiatan digelar, mulai dari fun walk, senam massal, layanan publik, pemeriksaan kesehatan, hingga sosialisasi penggunaan QRIS bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Ratusan doorprize disebar mulai dari umroh, sepeda motor, motor listrik, mesin cuci, dan hadiah menarik lainnya.

Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Keduanya turut menyapa dan berbaur bersama masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi PT Jaya Real Property dan pengelola kawasan Graha Raya yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Yang pertama saya menyampaikan apresiasi kepada PT Jaya Real Property dan pengelola Graha Raya yang telah melaksanakan kegiatan ini, CFD bersama. Mudah-mudahan ruang ini banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, pelaksanaan CFD tersebut menjadi semakin bermakna karena digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia berharap momentum kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.

“Semangat kemerdekaan ini adalah semangat bersama untuk membangun Kota Tangerang,” katanya.

Sachrudin juga menilai lokasi pelaksanaan CFD yang berada di antara wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memiliki nilai strategis. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara dua daerah yang berbatasan langsung.

“Ini strategis sekali. Jarang terjadi, satu kegiatan dihadiri oleh dua kepala daerah. Mudah-mudahan memang kita harus berkolaborasi,” ujarnya.

Dia menegaskan, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun daerah. Tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media.

“Kolaborasi, pentahelix, ya. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. Ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan untuk membangun bangsa ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyambut baik pelaksanaan CFD bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan di kawasan perbatasan menjadi simbol bahwa hubungan antara Kota Tangerang dan Tangerang Selatan tidak hanya sebatas wilayah administratif, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kolaborasi nyata untuk kepentingan masyarakat.

“CFD perdana dua kota ini pun diharapkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat dan UMKM,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Semangat kebersamaan tersebut semakin terasa dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI: sehat bersama, bersilaturahmi bersama, dan maju bersama. (*)

Pos terkait