Wagub Banten Minta Nyimas Banten Open Tournament Naik Level Nasional

Wagub Banten Minta Nyimas Banten Open Tournament Naik Level Nasional
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah. Foto Dani/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten Open Tournament II 2026. Ia mendorong turnamen tersebut terus dikembangkan hingga menjadi ajang berskala nasional.

Menurut Dimyati, keberadaan turnamen pencak silat memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus mengembangkan seni bela diri asli Indonesia. Terlebih, kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Saya menyambut baik open turnamen silat Nyimas Banten ini, dan mengapresiasi Ibu Sri Panggung yang sudah melestarikan kebudayaan pencak silat,” kata Dimyati usai membuka acara, Sabtu 15 Agustus 2026.

Ia menilai pencak silat tidak sekadar mengasah kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda. Karena itu, Dimyati mendorong pencak silat dapat dikembangkan sebagai muatan lokal di sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga SMA.

“Kalau sudah memiliki karakter ini, maka mereka akan menjadi orang yang paripurna. Orang yang nanti bisa berguna, bermanfaat untuk orang banyak,” ujarnya.

Dimyati juga mengingatkan bahwa pencak silat memiliki akar kuat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Menurutnya, banyak pejuang dan ulama pada masa lalu memiliki kemampuan bela diri yang turut membentuk keberanian mereka dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Olahraga ini asalnya dari Indonesia. Oleh sebab itu harus dibudayakan, harus dilestarikan, dan harus diterapkan,” katanya.

Ia berharap Nyimas Banten Open Tournament dapat menjadi inspirasi bagi perguruan pencak silat maupun daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa. Bahkan, ia mengusulkan agar penyelenggaraan turnamen dilakukan secara bergiliran di berbagai wilayah Banten.

“Kalau bisa ke depan ada di Serang diselenggarakan, ada di Pandeglang, ada juga di Lebak, ada di Cilegon. Bagus hal-hal seperti ini,” tuturnya.

Tak hanya itu, Dimyati memberikan apresiasi kepada para perempuan yang berada di balik penyelenggaraan Nyimas Banten. Ia menyebut para penggagas dan panitia sebagai perempuan hebat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian pencak silat di Banten.

“Kalau perempuan-perempuan saja sudah hebat begini, besok jadi Cut Nyak Dhien nanti ke depan,” katanya. (*)

Pos terkait