Zamaludin Bersaing dalam Bursa Ketua DPRD Kota Tangerang

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Tangerang sekaligus anggota DPRD Kota Tangerang, Zamaludin

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Tangerang sekaligus anggota DPRD Kota Tangerang, Zamaludin, masuk dalam bursa calon Ketua DPRD Kota Tangerang menggantikan almarhum Rusdi Alam.

Zamaludin menjadi satu dari enam kader Partai Golkar yang mengikuti proses seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang. Lima kader lainnya yakni Supiani, Samsuni, Kosasih, Mustofa Kamaludin, dan Saiful Milah.

Bacaan Lainnya

Proses pendaftaran seleksi telah dibuka sejak 11 hingga 13 Agustus 2026. Zamaludin menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditetapkan partai.

Menurut Zamaludin, keikutsertaannya dalam proses tersebut bukan semata-mata untuk mengejar jabatan. Ia menilai sebagai kader partai sekaligus anggota DPRD, dirinya memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan tugas-tugas kelembagaan setelah meninggalnya Rusdi Alam.

“Kalau saya ditanya kenapa ikut dalam proses ini, karena saya merasa sebagai kader partai dan anggota DPRD punya tanggung jawab. Setelah almarhum Pak Rusdi Alam meninggal dunia, tentu harus ada yang melanjutkan tugas-tugas kelembagaan DPRD,” ujar Zamaludin, Jumat 14 Agustus 2026.

Ia mengatakan pengalaman di organisasi dan legislatif menjadi modal dalam mengikuti proses seleksi. Namun, Zamaludin menegaskan tidak menjadikan senioritas sebagai alasan untuk merasa paling berhak menduduki kursi Ketua DPRD.

“Saya merasa punya pengalaman, baik di organisasi maupun di legislatif. Pengalaman itu tentu bisa menjadi bekal kalau nantinya saya dipercaya untuk memimpin DPRD,” katanya.

Terkait persaingan dengan lima kader lainnya, Zamaludin mengaku siap mengikuti proses secara sehat. Ia menghormati seluruh kandidat yang ikut dalam penjaringan Partai Golkar.

“Saya menghormati semua teman-teman yang masuk dalam proses ini. Kita sama-sama kader Golkar dan sama-sama memiliki tanggung jawab terhadap partai serta masyarakat Kota Tangerang,” tutur Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Tangerang tersebut.

Dalam proses seleksi, DPD Partai Golkar akan mengerucutkan enam kandidat menjadi tiga nama untuk kemudian disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Sejumlah indikator akan menjadi bahan penilaian, di antaranya kapasitas, kapabilitas, senioritas serta kriteria PDLT, yakni Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela.

Zamaludin menilai kriteria tersebut penting karena Ketua DPRD tidak hanya membutuhkan kemampuan politik, tetapi juga kepemimpinan, komunikasi dan pemahaman terhadap dinamika pemerintahan.

“Kalau bicara kriteria, tentu saya menyerahkan kepada tim seleksi. Yang jelas, kapasitas, kapabilitas, pengalaman, loyalitas dan rekam jejak harus menjadi pertimbangan,” jelasnya.

Zamaludin juga menyatakan siap menerima apapun keputusan partai. Jika dipercaya oleh DPP Partai Golkar untuk memimpin DPRD Kota Tangerang, ia mengaku siap menjalankan amanah. Namun, jika keputusan partai jatuh kepada kader lain, dirinya memastikan tetap menghormati dan mendukung keputusan tersebut.

“Kalau dipercaya, saya siap menjalankan amanah. Tetapi kalau keputusan partai menunjuk kader yang lain, saya juga harus menghormati dan mendukung keputusan tersebut. Karena bagi saya, kepentingan partai dan masyarakat lebih utama daripada kepentingan pribadi,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat politik sekaligus mantan juru bicara Wali Kota Tangerang Sachrudin pada Pilkada 2024, Imron Hamami, menilai Zamaludin menjadi salah satu figur yang layak diperhitungkan dalam proses seleksi tersebut.

Menurut Imron, Zamaludin memiliki modal senioritas, pengalaman organisasi dan pengalaman legislatif yang dapat menjadi nilai tambah.

“Kalau melihat dari sisi senioritas, pengalaman dan posisi di internal partai, Zamaludin memang menjadi salah satu figur yang perlu dipertimbangkan,” kata Imron.

Imron menilai Ketua DPRD membutuhkan figur yang tidak hanya memiliki pengalaman politik, tetapi juga mampu memimpin lembaga, membangun komunikasi politik, memahami dinamika pemerintahan dan menjaga hubungan kelembagaan.

Penilaian serupa disampaikan aktivis sekaligus mantan Ketua HMI Cabang Tangerang periode 2018-2019, Tiba Yuda Laksana.

Tiba mengaku memiliki pengalaman berinteraksi dengan Zamaludin saat dirinya masih memimpin HMI Cabang Tangerang. Menurutnya, Zamaludin merupakan sosok yang terbuka dalam berdiskusi dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.

“Sewaktu saya masih menjadi Ketua Umum HMI tahun 2018 di Kota Tangerang, beliau sangat terbuka untuk berdiskusi dan mampu bergaul dengan para senior, baik di HMI maupun di Partai Golkar itu sendiri,” ujar Tiba.

Dengan pengalaman organisasi dan legislatif yang dimiliki, Tiba menilai Zamaludin layak dipertimbangkan untuk menduduki kursi Ketua DPRD Kota Tangerang menggantikan almarhum Rusdi Alam. (*)

 

 

Pos terkait