TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — SMKN 6 Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global. Melalui program unggulan menghadirkan praktisi dunia industri dan pendidikan tinggi, sekolah yang berlokasi di Jalan AMD Manunggal, Kecamatan Neglasari ini menggelar kegiatan guru tamu dengan mendatangkan para pengajar profesional dari Politeknik Kirana (Lion Group), Rabu, 12 Agustus 2026.
Kepala SMKN 6 Kota Tangerang, Tony Sudaryana menyampaikan, bahwa program ini dirancang untuk memastikan para siswa mendapatkan ilmu yang relevan dan mutakhir, selaras dengan dinamika dunia penerbangan masa kini.
“Pembelajaran tidak hanya didapat dari guru di sekolah, tetapi juga langsung dari praktisi industri dan perguruan tinggi, salah satunya Politeknik Kirana dibawah naungan Lion Group,” kata Tony saat ditemui usai kegiatan.
“Melalui kehadiran guru tamu ini, ilmu yang didapatkan anak-anak menjadi lebih update dan sesuai dengan perkembangan dunia penerbangan saat ini,” sambungnya.
Tony mengatakan, kehadiran tenaga pengajar dari Politeknik Kirana sangat penting untuk memperluas wawasan siswa sekaligus menutupi keterbatasan informasi ilmu pengetahuan yang mungkin tidak terjangkau di ruang kelas reguler.
Materi yang diberikan dalam program guru tamu ini, kata Tony, disesuaikan secara khusus dengan kompetensi keahlian yang ada di SMKN 6 Kota Tangerang.
“Cakupan materi tersebut meliputi empat bidang utama, yaitu:
MKDU Bahasa Inggris, Avionik, Airframe Powerplant, Teknik Logistik,” ujarnya.
Ia menyebut, sebagai sekolah yang berada di bawah naungan Lion Group, SMKN 6 Kota Tangerang memiliki hubungan strategis yang erat dengan Politeknik Kirana. Kolaborasi ini membuka peluang emas bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengamankan masa depan karier mereka.
“Ada 10 siswa kami lulusan tahun lalu yang mendapatkan Beasiswa Penuh di Politeknik Kirana dan Jaminan Kerja di Lion Group,” sebutnya.
Tony menambahkan, sinergi ini memberikan keuntungan nyata bagi para siswa berprestasi. Lulusan SMKN 6 tidak hanya berkesempatan melanjutkan studi, tetapi juga langsung terserap di dunia kerja.
“Setelah lulus dari Politeknik Kirana, para alumni langsung direkrut untuk bekerja di Lion Group, yakni di Batavia Aero Teknik,” tambahnya.
Meskipun Politeknik Kirana baru berdiri selama dua tahun, antusiasme dan penyerapan siswa terus menunjukkan peningkatan signifikan. Kini, setelah kerja sama resmi diimplementasikan pada tahun ini, lonjakan prestasi para siswa semakin meningkat. Sebab, mereka ingin mengejar program beasiswa penuh (gratis) melalui jalur seleksi ketat, di luar siswa yang mendaftar secara reguler.
Tony menyebutkan, rata-rata siswa yang diterima merupakan pelajar berprestasi dengan rekam jejak nilai yang sangat baik di sekolah.
Sejalan dengan amanat pendidikan vokasi melalui konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan Perguruan Tinggi, dan Wirausaha), kata Tony, pihak sekolah secara aktif memfasilitasi berbagai jalur masa depan siswanya untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi akademik bagi siswa yang ingin kuliah. Pihaknya juga mengoptimalkan program bulanan seperti TEFA (Teaching Factory) dan kelas industri, serta bidang kewirausahaan.
“Materi kewirausahaan telah terintegrasi secara langsung di dalam kurikulum pembelajaran harian siswa,” katanya.
Tony berharap besar untuk kemajuan para peserta didiknya di masa mendatang.
“Harapan ke depan, semakin banyak lulusan SMK yang siap bekerja sesuai jurusan penerbangan dan logistik, serta terus difasilitasi dengan baik bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” pungkasnya.(*)










