Sederet Prestasi Aulia Dewi Azzahrani, Dari Miss Hijab Hingga Terpilih Sebagai Petugas Protokoler Kepresidenan di HUT ke-81 RI

Aulia Dewi Azzahrani, mewakili Provinsi Banten menjadi Petugas Protokoler Kepresidenan di Istana Negara di Hari Kemerdekaan RI ke-81 nanti.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Sederet prestasi yang membanggakan ditorehkan oleh generasi muda asal Provinsi Banten. Aulia Dewi Azzahrani, seorang mahasiswi semester 4 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sekaligus anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Banten, kembali menorehkan prestasinya. Ia terpilih menjadi salah satu petugas Protokoler Perbantuan Kepresidenan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI)

Gadis asal Kelurahan Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ini berhasil lolos seleksi dari ratusan pendaftar dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Melalui serangkaian seleksi ketat yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, ia menjadi kebanggaan warga Provinsi Banten. Sebab, dari calon tim protokoler dari tim puteri, hanya dia yang diusung oleh para senior PPI Provinsi Banten untuk mewakili Banten dan berhasil lolos.

Proses panjang menuju Istana Negara ini bermula ketika Aulia dihubungi oleh Ketua PPI Banten pada awal Juli 2026. Berbekal rekam jejak (track record) kontribusinya yang gemilang selama aktif di Purna Paskibraka, ia dipercaya oleh para seniornya untuk mewakili Provinsi Banten.

“Sebenarnya protokol perbantuan Istana Negara ini sudah berjalan di tahun-tahun sebelumnya dari zaman presiden sebelum-sebelumnya. Setiap provinsi se-Indonesia mewakilkan putra-putri terbaiknya yang merupakan alumni Paskibraka,” ujar Aulia saat dihubungi, Senin, 10 Agustus 2026.

Aulia menceritakan, berbekal dukungan penuh dari tim PPI Provinsi Banten, ia pun melakukan proses tahapan pendaftaran administratif pada 4 Juli 2026 yang mencakup pengumpulan Daftar riwayat Hidup dan pas foto, Aulia kemudian menghadapi seleksi wawancara langsung dari PPI pusat yang menguji wawasan serta motivasi para peserta.

Menurutnya, lebih dari 100 pendaftar dari berbagai penjuru tanah air, akhirnya kabar pengumuman resmi 24 Juli 2026, dengan menetapkan hanya 20 orang terpilih.

“Hasil pengumuman ada 8 orang dari putri dan 12 putra. Alhamdulillah dari putri salah satunya saya,” ucap Aulia dengan rasa bangganya.

Dari Provinsi Banten sendiri, tak hanya dia yang berhasil lolos. Seorang peserta putra dari Kabupaten Serang pun turut mewakili Provinsi Banten.

Kabar lolos seleksi tersebut menjadi momen yang sangat emosional sekaligus membahagiakan bagi Aulia. Pengumuman tersebut bertepatan dengan detik-detik menjelang hari ulang tahunnya yang ke-20 pada 30 Juli lalu.

“Tadinya memasuki usia 20 tahun ini saya pengen ngerayain ultah di salah satu panti asuhan yang ada di Kota Tangerang, tapi ternyata alhamdulillah dikasih rezeki lebih, saya lolos seleksi itu. Ini menjadi kado terindah bagi saya,” ungkapnya penuh syukur.

“Insya Allah ketika waktu senggang nanti, akan saya penuhi anak-anak di salah satu panti asuhan,” sambungnya.

Sebelum menginjakkan kaki di Istana Negara, Aulia dikenal sebagai sosok aktif yang telah menorehkan banyak prestasi sejak duduk di bangku sekolah.

Putri kedua dari pasangan Muhammad Santoso dan Rianah ini memulai kecintaannya ekstrakurikuler Paskibra sejak SMP

Kemudian ia melanjutkan bergabung tim Paskibraka di SMAN 11 Kota Tangerang hingga lolos seleksi tim Paskibraka tingkat Provinsi Banten.

Sederet prestasi lainnya yang sempat digenggam Aulia diantaranya, ia terpilih menjadi Nong Kota Tangerang pada tahun 2023. Ia juga sempat menjadi Duta pariwisata daerah Kota Tangerang.

Selain itu, Aulia terpilih sebagai Miss Hijab Banten dalam ajang delegasi kecantikan dan busana muslim pada 2025. Di tahun yang sama, ia didapuk sebagai Duta Pemuda Kota Tangerang melalui ajang pertukaran pemuda antarprovinsi yang diselenggarakan oleh Dispora Kota Tangerang.

” Saya juga diberikan amanah sebagai ikon kampus selama dua tahun menjadi Brand Ambassador UMT (Universitas Muhammadiyah Tangerang) dan mendapatkan beasiswa penuh (full) dari kampus,” bebernya.

Saat ini, Aulia bersama tim protokoler perbantuan lainnya tengah sibuk mempersiapkan rangkaian acara puncak HUT ke-81 RI. Mulai dari persiapan verifikasi dan pengelolaan administrasi war tiket undangan masyarakat untuk sesi pagi dan malam, mengikuti pengukuhan, hingga kegiatan doa bersama yang menjadi tradisi wajib menjelang detik-detik proklamasi.

“Karena kan seperti yang kita tahu di media sosial bahwasanya di-upload tuh war tiket dari 8.000 untuk pagi, 8.000 untuk sire hingga malamnya. Jadi kurang lebih 16.000 tiket kita yang bantu untuk verifikasi dan juga membantu untuk proses di mana administrasi masyarakat seluruh Indonesia untuk bisa datang dan juga mendapatkan undangan nantinya di hari H, peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81 nanti,” paparnya.

Sebagai mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Aulia juga kerap aktif sebagai model, Master of Ceremony (MC), dan moderator.

Meski demikian, cita-citanya ingin berkarier di ruang lingkup pemerintahan, khususnya di bidang protokoler. Aulia berharap, pengalaman berharga ini menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lainnya.

“Harapannya ke depan semoga bisa lebih baik lagi dari versi saya yang sekarang. Saya ingin sekali terjun di profesi protokoler pemerintahan. Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, dan saya bertekad untuk terus mengabdi serta menjadi cerminan positif bagi pemuda-pemudi, khususnya di Kota Tangerang dan Banten,” tutupnya.(*)

 

 

 

Pos terkait