Pemdes Caringin Gelar Cek Kesehatan dan Rontgen Dada Gratis, Dorong Deteksi Dini TBC

Pemdes Caringin bersama Puskesmas Caringin melakukan cek kesehatan gratis dan foto rontgen dada secara gratis untuk deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC). Randy/Bantenekspres.co.id

LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Desa (Pemdes) Caringin, Kecamatan Legok, menggelar pemeriksaan kesehatan dan foto rontgen dada secara gratis bagi masyarakat Desa Caringin sebagai upaya mendukung deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Caringin tersebut bekerja sama dengan Puskesmas Caringin. Pemeriksaan menyasar masyarakat yang memiliki faktor risiko TBC, di antaranya warga yang memiliki kontak serumah atau kontak erat dengan pasien TBC, perokok aktif, penderita Diabetes Melitus (DM), serta Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Caringin Supriyadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menemukan kasus TBC sedini mungkin.

“Kami dari Pemerintah Desa Caringin sangat mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan dan rontgen dada gratis ini. Kegiatan ini penting karena TBC merupakan penyakit yang harus kita waspadai bersama,” ujar Supriyadi kepada Bantenekspres.co.id, Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Terlebih, warga yang memiliki faktor risiko TBC perlu mendapatkan perhatian lebih agar apabila terdapat gejala maupun indikasi penyakit dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin masyarakat tidak takut untuk melakukan pemeriksaan. Justru dengan melakukan deteksi lebih awal, apabila ditemukan adanya indikasi TBC bisa segera ditangani oleh tenaga kesehatan,” katanya.

Supriyadi juga mengajak masyarakat Desa Caringin untuk tidak mengabaikan kesehatan paru-paru. Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Jangan menunggu sampai kondisi kesehatan menjadi lebih parah. Kalau ada faktor risiko atau keluhan kesehatan, silakan manfaatkan pemeriksaan yang sudah disediakan. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa dan Puskesmas Caringin diharapkan dapat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Caringin yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Desa Caringin dalam kegiatan ini. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berjalan dan semakin banyak program kesehatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Supriyadi juga memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan tersebut. Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sudah mengalami sakit, tetapi juga melalui pemeriksaan dan deteksi dini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah hadir dan mengikuti pemeriksaan. Partisipasi masyarakat sangat penting. Semakin banyak masyarakat yang peduli dan mau memeriksakan kesehatan, semakin cepat pula kita bisa mengetahui dan menangani apabila ada penyakit,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Caringin berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan paru-paru semakin meningkat. Deteksi dini diharapkan dapat membantu menemukan kasus TBC lebih cepat sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan.

“Pemerintah Desa Caringin bersama Puskesmas Caringin juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat dan tidak ragu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di wilayah tersebut,” tutupnya. (*)

 

 

 

Pos terkait