TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Promosi jabatan setingkat kepala bidang hingga camat ramai dibicarakan aparatur sipil negara (ASN). Padahal, usai pelantikan promosi dan rotasi enam pejabat eselon II di Kabupaten Tangerang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Beni Rachmat mengatakan, proses promosi rotasi dan mutasi sudah berbasis kinerja. Kata dia, aparatur tidak perlu khawatir soal kepangkatan dan jabatan.
“Fokus kinerja saja. Sekarang tingkatkan kinerja, pelayanan dan kita sudah menerapkan meritokrasi. Tidak perlu khawatir,” jelasnya, Selasa 4 Agustus 2026.
Beni menegaskan, pengisian jabatan di pemerintahan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Namun, pengisian jabatan juga berdasarkan penilaian dalam sistem meritokrasi.
“Tidak ada itu kasak kusuk. Tingkatkan saja kinerja dan nanti juga dengan sistem meritokrasi sudah otomatis muncul jejak rekam kinerja, kompetensi dan kebutuhan organisasi,” jelasnya.
Ia menegaskan, promosi dan rotasi dalam organisasi pemerintahan merupakan hal biasa. Ia meminta aparatur tidak perlu khawatir dan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan.
“Hal yang wajar dalam rotasi dan promosi di organisasi bukan hal yang sakral. Kita fokus kerja dan proses pengisian jabatan sedang proses di Baperjakat,” katanya.(*)
Reporter: Asep Sunaryo











