TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar asal Kota Tangerang. Muhammad Davinsa Suherman, siswa kelas XI SMAN 3 Kota Tangerang, sukses meraih medali emas dan memastikan langkahnya melaju ke tingkat nasional mewakili provinsi Banten dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga atletik.
Davin, sapaan akrabnya, tampil dominan dan unggul sejak awal perlombaan. Keberhasilannya tidak datang begitu saja, melainkan buah dari kedisiplinan dan kerja kerasnya menjalani latihan intensif selama kurang lebih dua bulan penuh menjelang persiapan O2SN sebelum bulan Juni.
“Alhamdulillah, semua usaha ini terbayar dan bisa unggul,” kata Davin saat ditemui, Rabu, 29 Juni 2026.
Dikatakan Davin, sebagai atlet cabang olahraga atletik yang mengandalkan kecepatan (speed) dan ketahanan (endurance), ia membeberkan porsi latihan berat yang harus dijalani bersama sang pelatih, Coach Cepi, serta jajaran pelatih lainnya. Menurutnya, komponen utama dalam atletik sangat bertumpu pada kekuatan fisik dan kaki.
“Meski fisik kita kuat, tapi kalau kaki kita nggak kuat percuma. Kan semuanya tumpuannya di kaki karena nomor utamanya lari,” jelasnya.
Untuk mencapai performa dan kecepatan terbaik, ia menerapkan pola latihan berlapis. Dalam seminggu, ia melahap menu latihan speed sebanyak tiga kali, sementara dua hari sisanya difokuskan untuk latihan beban dan enduransi (daya tahan).
“Paling mengambil latihan enduransi itu kayak piramid, terus latihan sprint. Kalau habis program biasanya ada pelepasan 200 meter, 400 meter, sampai 600 meter,” ujarnya.
Perjalanan karier olahraga Davin terbilang unik. Siapa sangka, remaja asal Kecamatan Ciledug yang kini menjadi tumpuan Kota Tangerang ini dulunya merupakan seorang atlet futsal sejak masa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Ia baru benar-benar menggeluti dunia atletik secara penuh setelah menginjak bangku SMA.
Keterlibatannya di dunia atletik bermula dari keisengannya mengikuti ajang O2SN tingkat SMP pada tahun 2024. Tanpa persiapan khusus saat itu, ia berhasil menembus tingkat nasional dan menduduki peringkat ke-12 dari 35 provinsi. Pengalaman tersebut menjadi batu loncatan baginya untuk terus serius menekuni atletik di bawah binaan sekolah dan pelatih profesional.
“Waktu itu dari sekolah diminta ikut O2SN tahun 2024 Iseng-iseng, Alhamdulillah juara I tingkat kota, terus provinsi di langkah satu, sampai bisa tembus nasional juga. Cuma kalau di nasional, itu belum ada persiapan apa-apa, jadinya kalau nggak salah urutan 12 dari 35, 35 provinsi,” paparnya.
Meski sempat mengalami tantangan di beberapa kejuaraan sebelumnya, seperti pada ajang Banten Open/Popjurda 2025 di nomor individu, Davin bangkit membuktikan kualitasnya dengan menyabet medali emas di nomor estafet pada ajang Popda, serta sukses menjuarai seleksi tingkat kota dan provinsi untuk O2SN tahun ini.
Kini, dengan medali emas yang sudah berada di tangan dan tiket menuju tingkat nasional yang telah dikantongi, Davin menatap masa depan dengan penuh optimisme.
“Terjun di kejuaraan olahraga ini motivasinya agar saya bisa menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga,” ucap Davin penuh syukur.
Ia tinggal menunggu pengumuman resmi dan bersiap memberikan penampilan terbaiknya sebagai perwakilan dari Provinsi Banten.
“Ke depannya bismillah, insyaallah targetnya mudah-mudahan bisa juara nasional. Mohon doanya,” pungkas Davin penuh keyakinan.(*)
Reporter : Abdul Aziz











