Muscam Golkar Kota Tangerang Tuntas, Sachrudin Minta Kader Solid dan Hindari Konflik Internal

Muscam Golkar Kota Tangerang Tuntas, Sachrudin Minta Kader Solid dan Hindari Konflik Internal
Muncam Golkar Kota Tangerang Kecamatan Pinang, Rabu (29/7) digedung DPD. Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang resmi menuntaskan rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pengurus Kecamatan (PK) di 13 kecamatan. Penutupan digelar melalui Muscam PK Kecamatan Pinang di Gedung DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Banten Rabu 29 Juli 2026.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan seluruh rangkaian Muscam yang berlangsung sejak 13 Juni 2026 berjalan lancar dan kondusif.

Bacaan Lainnya

“Hari ini Muscam Kecamatan Pinang menjadi yang terakhir. Alhamdulillah seluruh Muscam di 13 kecamatan telah selesai dilaksanakan dengan baik,” ujar Sachrudin.

Usai menuntaskan Muscam, Sachrudin meminta seluruh kader menjaga soliditas dan kekompakan partai, mulai dari tingkat DPD, Pengurus Kecamatan (PK), hingga Pengurus Kelurahan (PL). Ia menegaskan, konflik kepentingan internal harus dihindari agar roda organisasi berjalan maksimal.

“Yang paling penting adalah membangun soliditas, semakin kompak, dan menghindari benturan maupun konflik kepentingan internal. Kebersamaan harus terus dijaga,” tegasnya.

Menurut Sachrudin, hasil Muscam juga menunjukkan regenerasi kepemimpinan berjalan baik. Dari 13 PK yang terbentuk, delapan di antaranya dipimpin kader muda, sedangkan lima lainnya dipimpin figur senior yang tetap memiliki semangat pembaruan.

“Mayoritas dipimpin anak-anak muda. Ini menjadi modal besar untuk membangun Partai Golkar yang semakin solid dan adaptif,” katanya.

Selain memperkuat organisasi, Sachrudin juga ingin Gedung DPD Partai Golkar Kota Tangerang bertransformasi menjadi pusat aktivitas masyarakat. Gedung partai tidak hanya difungsikan sebagai kantor organisasi, tetapi juga menjadi ruang menyerap aspirasi dan menjembatani kebutuhan warga.

“Kami ingin gedung ini menjadi pusat kegiatan masyarakat, tempat berdiskusi, menyampaikan aspirasi, sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah daerah,” jelasnya.

Saat ditanya target perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang, Sachrudin enggan mematok angka. Baginya, keberhasilan terbesar pasca-Muscam adalah terciptanya organisasi yang solid dan bebas dari konflik internal.

“Kami tidak bicara menang atau kalah. Targetnya tentu menambah kursi. Namun yang terpenting saat ini adalah membangun kebersamaan dan memastikan tidak ada konflik kepentingan di internal partai,” pungkasnya. (*)

Pos terkait