Curhat ke Wali Kota Serang, Ibu Minta Dua Anaknya Dipulangkan dari Perkebunan Sawit Kalimantan

Ibu Salihah saat menemui Wali Kota Serang Budi Rustandi di Puspemkot Serang

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Harapan Salihah, warga Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, untuk kembali berkumpul dengan kedua anaknya membuatnya mendatangi Wali Kota Serang Budi Rustandi. Ia meminta bantuan agar dua anaknya, Ridwan dan Fathul Adzim, dapat dipulangkan dari perkebunan kelapa sawit di Kalimantan.

Menurut Salihah, kedua anaknya yang merupakan kakak beradik itu berangkat bekerja setelah diajak seseorang dari Cilegon. Namun, setelah beberapa waktu bekerja, keduanya justru mengaku ingin pulang karena kondisi pekerjaan yang dijalani.

Bacaan Lainnya

“Sudah sekitar satu sampai dua bulan kedua anak saya belum bisa pulang. Mereka sering minta dikirim uang. Gajinya juga tidak seberapa,” kata Salihah, Senin 13 Juli 2026.

Ia menuturkan, keinginan kedua anaknya untuk pulang tidak mendapat izin. Keduanya justru dipindahkan ke perusahaan lain dan biaya perpindahan dibebankan kepada pekerja sehingga membuat mereka memiliki utang.

“Minta pulang nggak bisa, malah dipindahkan lagi ke PT lain. Biaya pindahnya dibebankan ke pekerja, akhirnya mereka punya utang,” ujarnya.

Salihah mengaku semakin khawatir karena kedua anaknya beberapa kali meminta uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, mereka pernah mengaku tidak makan selama dua hari.

“Mereka kadang minta dikirim Rp50 ribu. Pernah juga cerita sampai dua hari tidak makan. Saya kasihan,” tuturnya.

Karena tidak mengetahui harus meminta bantuan kepada siapa, Salihah akhirnya menyampaikan langsung keluhannya kepada Wali Kota Serang. Ia berharap kedua anaknya dapat segera dipulangkan dalam keadaan selamat. “Harapan saya, mudah-mudahan kedua anak saya bisa pulang dengan selamat,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi memastikan Pemerintah Kota Serang akan membantu proses pemulangan kedua warga tersebut. Ia mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurus kepulangan Ridwan dan Fathul Adzim.

“Nanti saya akan langsung menghubungi pihak terkait. Kalau memang membutuhkan biaya untuk kepulangan, nanti saya yang akan menanggung semuanya,” kata Budi.

Selain membantu biaya pemulangan, Budi juga menyatakan siap membantu menyelesaikan persoalan utang yang menjadi kendala kepulangan kedua pekerja tersebut.

“Kalau memang masih ada utang di sana, nanti akan kita selesaikan. Informasinya sekitar Rp4 juta untuk dua orang,” ujarnya.

Budi berharap proses koordinasi dapat berjalan lancar sehingga kedua warga Kota Serang itu segera kembali ke keluarganya. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar daerah serta memastikan perusahaan tujuan memiliki prosedur yang jelas. (*)

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait