Hari Terakhir Verifikasi Berkas SPMB Jalur Prestasi dan Nonakademik, SMPN 2 Curug Pastikan Seleksi Berjalan Transparan

SMPN 2 Curug, membuka verifikasi untuk jalur prestasi dan non akademik untuk melengkapi berkas pendaftaran pendaftaran. Randy /Tangerang Ekspres

TANGERANG– SMPN 2 Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, membuka verifikasi berkas Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jalur prestasi akademik dan nonakademik. Proses verifikasi telah dimulai sejak Senin 29Jumi 2026 dan hari ini menjadi hari terakhir pelaksanaan verifikasi di sekolah tersebut.

Sejak pagi, para calon peserta didik bersama orang tua tampak mendatangi SMPN 2 Curug dengan membawa seluruh dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Selain pemeriksaan administrasi, peserta yang mendaftar melalui jalur prestasi nonakademik juga mengikuti tahapan seleksi sesuai bidang prestasi yang dimiliki, salah satunya tes tahfiz Al-Qur’an.

Bacaan Lainnya

Petugas verifikasi melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap seluruh dokumen yang diserahkan. Kelengkapan berkas menjadi syarat utama agar proses seleksi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak sekolah menegaskan bahwa setelah masa verifikasi berakhir tidak ada lagi pembukaan verifikasi susulan, sehingga seluruh calon peserta didik diwajibkan melengkapi persyaratan sejak awal.

Kepala SMPN 2 Curug, Purwaningsih, mengatakan proses verifikasi merupakan tahapan penting dalam memastikan seluruh peserta yang mengikuti SPMB telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi.

“Verifikasi ini kami laksanakan secara terbuka, objektif, dan mengacu pada aturan yang telah ditetapkan. Seluruh berkas diperiksa satu per satu oleh petugas agar tidak ada kekeliruan dalam proses seleksi. Kami ingin memastikan semua peserta memperoleh pelayanan yang sama tanpa adanya perlakuan khusus,” ujar Purwaningsih kepada Tangerang Ekspres, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, bagi peserta jalur prestasi nonakademik, sekolah juga melakukan pengujian kemampuan sesuai bidang prestasi yang didaftarkan. Untuk peserta tahfiz Al-Qur’an, misalnya, dilakukan tes hafalan guna memastikan kemampuan yang dimiliki benar-benar sesuai dengan berkas yang diajukan.

“Tes ini bukan untuk mempersulit calon peserta didik, melainkan sebagai bentuk validasi terhadap prestasi yang dimiliki. Kami ingin proses seleksi benar-benar menghasilkan peserta yang memenuhi kriteria sesuai jalur yang dipilih,” katanya.

Purwaningsih juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum diserahkan kepada petugas karena hari ini merupakan batas akhir verifikasi.

“Kami berharap orang tua dapat bekerja sama dengan menyiapkan seluruh persyaratan secara lengkap. Setelah tahapan ini berakhir, tidak ada lagi pembukaan verifikasi tambahan. Karena itu, manfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Purwaningsih menegaskan bahwa seluruh proses SPMB di SMPN 2 Curug dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan sekolah dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami tegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hingga seleksi tidak dipungut biaya. Jangan percaya apabila ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan calon peserta didik dengan meminta sejumlah uang. Hal tersebut tidak benar dan tidak menjadi bagian dari mekanisme SPMB di SMPN 2 Curug,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran selama mengikuti proses seleksi.

“Kami berharap seluruh peserta mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan yang melanggar, seperti memberikan imbalan kepada petugas atau bentuk kecurangan lainnya. Seleksi ini mengedepankan prinsip jujur, adil, transparan, dan akuntabel sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk diterima sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (ran)

Pos terkait