Pembangunan PJU Terkendala Anggaran, Dewan Nur Rozab: Kebutuhan Masyarakat Tak Bisa Ditunda!

Pembangunan PJU Terkendala Anggaran, Dewan Nur Rozab: Kebutuhan Masyarakat Tak Bisa Ditunda!
Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rozab. Foto Dani/Bantenekspres.co.id

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Tangerang. Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, M. Nur Rozab, menuturkan pihaknya siap mendorong penambahan anggaran untuk pembangunan dan perluasan jaringan PJU demi menjawab aspirasi masyarakat.

Menurut politikus Golkar itu, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah besarnya alokasi anggaran yang digunakan untuk membayar biaya listrik PJU yang sudah terpasang. Kondisi tersebut membuat ruang fiskal untuk pembangunan titik-titik penerangan baru menjadi lebih terbatas.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menempatkan pembangunan penerangan jalan sebagai salah satu prioritas daerah dalam beberapa tahun ke depan.

“Memang anggaran yang ada cukup banyak terserap untuk pembayaran listrik PJU. Namun sesuai arahan Pak Bupati, pembangunan lampu penerangan jalan umum yang dibutuhkan masyarakat akan menjadi salah satu konsentrasi pembangunan di Kabupaten Tangerang. Insyaallah dalam satu hingga dua tahun ke depan ini menjadi skala prioritas,” ujar Nur Rozab, Minggu 21 Juni 2026.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah masih fokus membenahi infrastruktur jalan. Setelah penataan dan pembangunan jalan dilakukan secara bertahap, perhatian akan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan penerangan jalan di berbagai wilayah.

“Kalau sekarang konsentrasinya masih pada pembangunan dan perbaikan jalan. Setelah itu, kita lanjutkan dengan penerangan jalan umum agar masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan secara menyeluruh,” katanya.

Sebagai anggota Banggar DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rozab mengaku siap mendukung apabila diperlukan tambahan alokasi anggaran khusus untuk program PJU. Menurutnya, kebutuhan penerangan jalan telah menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa lagi ditunda.

Ia mengatakan, akan memperjuangkan penambahan anggaran pada pembahasan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau Perubahan APBD mendatang.

“Insyaallah nanti akan kami bahas dalam anggaran perubahan. Mudah-mudahan bisa kami perjuangkan penambahan anggarannya, karena ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Penerangan jalan umum harus menjadi prioritas dan tidak bisa ditunda lagi,” ucapnya.

Meski belum dapat memastikan besaran tambahan anggaran yang akan dialokasikan, Nur Rozab menegaskan seluruh kebijakan tetap harus mempertimbangkan kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.

“Besaran anggarannya tentu akan disesuaikan dengan kemampuan PAD yang dimiliki daerah. Semua harus diatur secara proporsional agar pembangunan tetap berjalan di berbagai sektor,” jelasnya.

Ia berharap minimnya penerangan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat segera teratasi. Dengan dukungan anggaran yang memadai, ia optimistis jalan di Kabupaten Tangerang akan terang.

“Mudah-mudahan ke depan isu Tangerang gelap bisa hilang. Yang ada adalah Tangerang yang terang, nyaman, dan semakin gemilang,” ucapnya. (*)

Pos terkait