SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga Komplek Karisma Gelam Asri, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, mempertanyakan realisasi perbaikan jalan lingkungan yang hingga kini belum juga dilaksanakan. Padahal, jalan tersebut telah diukur dan didata oleh petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Serang sejak Maret 2026.
Hingga Juni 2026, warga mengaku belum melihat adanya tanda-tanda pekerjaan perbaikan dimulai. Kondisi itu membuat masyarakat kecewa karena berharap jalan yang rusak segera mendapat penanganan.
Ketua RT setempat, Darjat, mengatakan warga sempat optimistis perbaikan akan segera dilakukan setelah petugas Perkim datang melakukan survei dan pengukuran.
“Pada Maret kemarin petugas dari Perkim datang melakukan pengukuran jalan. Warga mengira setelah itu proses perbaikan akan segera dilaksanakan. Namun sampai sekarang, sudah masuk Juni, belum ada realisasi sama sekali,” ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.
Menurut Darjat, warga hanya menginginkan kepastian dari Pemerintah Kota Serang terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Jika memang terdapat kendala anggaran maupun administrasi, masyarakat berharap hal itu disampaikan secara terbuka.
“Kami hanya ingin kepastian. Kalau memang belum bisa dikerjakan sekarang, sampaikan kepada warga. Jangan sampai sudah diukur, sudah didata, tetapi tidak ada tindak lanjut sehingga masyarakat merasa diberi harapan,” katanya.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi lingkungan sekitar. Selain berlubang, kondisi jalan yang rusak juga menyebabkan debu beterbangan dan mengotori rumah warga. “Selain lubang, juga menimbulkan debu. Rumah warga jadi kotor,” ungkapnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perkim segera menindaklanjuti hasil survei yang telah dilakukan. Mereka menilai perbaikan infrastruktur lingkungan merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti hasil pengukuran yang sudah dilakukan agar jalan lingkungan ini bisa segera diperbaiki dan dinikmati masyarakat,” tutup Darjat. (*)
Reporter: Aldi Alpian Indra











