Menjemput Pesona Dunia di Ujung Barat Jawa

Gubernur Banten, Andra Soni, Kepala Dispar Banten, Eli Susiyanti, TNUK, Pulau Peucang,

 

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Banten mungkin sering diidentikkan dengan hiruk-pikuk industri dan pelabuhan. Namun, melangkah lebih dalam ke wilayah Kabupaten Pandeglang akan mematahkan stigma tersebut.

Bacaan Lainnya

Ya Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), sebuah sudut tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa yang tidak hanya memegang status sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, tetapi juga menawarkan sepotong surga ekowisata kelas dunia.

TNUK adalah bukti nyata bahwa Banten menyimpan kekayaan keanekaragaman yang magis mulai dari hutan tropis, labirin mangrove, hingga menjadi benteng pertahanan terakhir bagi Badak Bercula Satu yang langka di dunia.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, Eli Susiyanti, mengatakan di kawasan TNUK terdapat beragam destinasi eksotis mulai dari Pulau Peucang, Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan, hingga Karang Copong menjadi daya tarik yang memadukan keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan petualangan wisata yang berkesan.

“Banten memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan tidak pernah kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi,” katanya saat diwawancarai via telpon, Selasa 9 Juni 2026.

Eli mengaku mulai mengekplorasi beberapa destinasi wisata tersebut, dimulai dari Pulau Handeuleum yang menawarkan pengalaman wisata alam berupa tracking di kawasan mangrove serta pengamatan satwa liar yang hidup di habitat alaminya.

“Pulau Handeuleum kami melihat kawasan mangrove yang indah, menikmati wisata tracking, serta menyaksikan berbagai satwa liar yang menjadi kekayaan biodiversitas Ujung Kulon,” terangnya.

Kemudian beralih ke Pulau Panaitan, bagi para pencinta adrenalin, pulau ini adalah surga tersembunyi. Gulungan ombaknya menjadi arena bermain yang sempurna bagi para peselancar. Menghabiskan malam di Panaitan memberikan bonus pemandangan yang mewah

“Kemudian berlanjut ke Pulau Panaitan. di sana untuk mengeksplorasi keindahannya. Kami juga sempat melakukan surfing serta menikmati panorama sunrise dan sunset yang sangat memukau,” jelasnya.

Eksplorasi selanjutnya dilakukan ke sejumlah destinasi ikonik lainnya, termasuk Pulau Peucang. Jika ada tempat yang bisa membuat media sosial terasa kurang dalam menggambarkan keindahan visual, tempat itu adalah Pulau Peucang.

Selanjutnya Karang Copong dengan pemandangan tebing karang yang eksotis, hingga Pulau Bocaan yang menawarkan keindahan alam yang masih sangat asri.

Eli berharap semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dan menikmati keindahan alamnya. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama berwisata.

“Taman Nasional Ujung Kulon seluruh alamnya sangat indah dan layak dikunjungi. Datanglah ke Banten, namun dengan catatan bahwa alam Banten yang indah ini harus kita jaga bersama dan jangan sampai dicemari,” ungkapnya. (*)

 

Pos terkait