BALARAJA, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi penyandang disabilitas. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
Dalam penyaluran tersebut, Desa Cangkudu mendapatkan alokasi bantuan untuk empat orang atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 1 Juta.
Kepala Desa Cangkudu Abdullah mengatakan, penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada para penerima, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan mereka.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat penyandang disabilitas. Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu memenuhi kebutuhan para penerima,” ujar Abdullah kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari masyarakat yang juga harus mendapatkan perhatian dan dukungan dalam berbagai program pemerintah.
“Kami di Pemerintah Desa Cangkudu tentu sangat mendukung program-program sosial yang diberikan pemerintah, khususnya bantuan yang memang ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Abdullah menegaskan, pihak desa berkomitmen membantu memastikan berbagai program bantuan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang memang menjadi sasaran.
“Kami terus berupaya agar setiap bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran. Pendataan dan koordinasi terus dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Prinsipnya kami ingin seluruh proses berjalan dengan baik, transparan dan tidak ada penyalahgunaan. Bantuan ini harus benar-benar sampai kepada penerima manfaat,” jelas Abdullah.
Abdullah berharap, bantuan sebesar Rp1 juta yang diterima masing-masing KPM dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penyandang disabilitas beserta keluarganya.
“Nilai bantuan yang diberikan mungkin tidak menyelesaikan seluruh kebutuhan, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga penerima manfaat. Yang terpenting, masyarakat merasakan bahwa pemerintah hadir dan peduli,” tuturnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Cangkudu akan terus mendukung program-program sosial dan pelayanan masyarakat yang dilaksanakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
“Kami akan terus mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Desa memiliki peran untuk membantu menyampaikan informasi, memfasilitasi masyarakat dan memastikan program pemerintah bisa berjalan dengan baik di tingkat desa,” katanya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak hanya diwujudkan melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli dan inklusif.
“Kami ingin Cangkudu menjadi desa yang semakin peduli kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian dari pemerintah,” tegasnya.
Abdullah berharap, kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai program sosial mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kepedulian dan gotong royong. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Cangkudu yang lebih peduli, inklusif dan sejahtera,” pungkasnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











