TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang menargetkan realisasi investasi pada tahun 2026, sebesar Rp15,15 triliun. Target tersebut diyakini dapat tercapai seiring dengan terus ditingkatkannya kualitas pelayanan publik serta inovasi di sektor perizinan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, Pemkot Tangerang terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang.
Melalui pusat layanan ini, kata Ugi sapaan akrabnya, berbagai instansi pemerintah BUMN, BUMD hingga sektor swasta terintegrasi dalam satu lokasi. MPP Kota Tangerang menghadirkan sedikitnya 45 jenis layanan dari 18 instansi, menjadikannya sebagai salah satu model pelayanan publik modern yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
“MPP berperan penting untuk menarik minat investasi di Kota Tangerang. MPP menjadi salah satu kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan sistem pelayanan terpadu, proses perizinan menjadi lebih singkat, koordinasi antarinstansi semakin efektif, serta hambatan birokrasi dapat diminimalisir,” ujar Ugi saat ditemui, belum lama ini.
Ia menyampaikan, sejumlah layanan utama yang tersedia di MPP Kota Tangerang antara lain pelayanan investasi dan perizinanan, seperti pada inovasi Perizinan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam. Tak hanya itu, MPP juga melayani administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga, layanan pajak daerah seperti PBB dan BPHTB, hingga layanan ketenagakerjaan, pertanahan, kepolisian, serta jaminan sosial.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan perpanjangan SIM dan SKCK, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, hingga layanan utilitas seperti PLN dan Perumda Tirta Benteng dalam satu tempat. Kehadiran fasilitas pendukung seperti ruang bermain anak, layanan ramah disabilitas, dan anjungan mandiri turut meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Tak hanya layanan tatap muka, MPP Kota Tangerang juga menghadirkan inovasi digital melalui layanan konsultasi online (Sult-On) yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan konsultasi perizinan tanpa harus datang langsung.
Sepanjang tahun 2025, Kota Tangerang mencatatkan performa gemilang di sektor ekonomi. Menurutnya, realisasi investasi secara kumulatif berhasil mencapai angka Rp22,54 triliun.
Dikatakan Ugi, capaian ini merupakan sebuah lonjakan signifikan karena berhasil melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp15,11 triliun.
“Jika dipersentasekan, realisasi investasi kita mencapai 149 persen dari target. Pertumbuhan positif ini menjadi indikator kuat bahwa iklim investasi di Kota Tangerang semakin kondusif dan kompetitif berkat kolaborasi yang solid dengan dunia usaha,” katanya.
Ugi menambahkan, Pemkot Tangerang terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk keberlanjutan investasi.
“Komitmen kami terus menghadirkan layanan prima melalui berbagai inovasi perizinan. Kuncinya adalah kepercayaan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan menyederhanakan birokrasi melalui inovasi layanan perizinan yang lebih cepat dan transparan. Dengan begitu, kepercayaan publik serta kenyamanan para investor dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz











