SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menghapus gedung olahraga (GOR) badminton yang selama ini berada di kawasan Alun-Alun. Sebagai gantinya, Pemkot tengah membangun GOR baru di kawasan stadion yang diproyeksikan menjadi pusat kegiatan olahraga (sport center).
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang menyampaikan, pembangunan GOR tersebut telah dianggarkan pada tahun 2026 sebagai bagian dari penataan ulang fasilitas olahraga di Kota Serang.
“Penghapusan GOR di Alun-Alun dilakukan karena sesuai aturan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), setiap fasilitas yang dibongkar harus diganti dengan fasilitas baru,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.
Menurutnya, seluruh aktivitas olahraga badminton nantinya akan dipindahkan dan dipusatkan di kawasan stadion. GOR baru yang dibangun dirancang lebih representatif dan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
GOR badminton tersebut akan dilengkapi fasilitas penunjang seperti lapangan standar pertandingan, ruang ganti atlet, tribun penonton, serta sistem pencahayaan yang sesuai standar untuk pertandingan resmi maupun kejuaraan.
“Anggaran pembangunan GOR ini sekitar Rp3,9 miliar dengan luas bangunan lebih dari 600 meter persegi,” katanya.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 20 persen. Pemkot Serang menargetkan GOR tersebut sudah dapat digunakan pada Agustus atau September mendatang.
Selain itu, proyek pembangunan GOR ini juga masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD), sehingga mendapatkan pendampingan dari pihak kejaksaan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
“Pendampingan dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan agar tetap sesuai koridor hukum dan mencegah potensi penyimpangan,” jelasnya.
Pendampingan tersebut juga melibatkan konsultan pengawas, sehingga setiap tahapan proyek dapat berjalan transparan dan akuntabel.
Sementara itu, fasilitas olahraga lain di kawasan Alun-Alun seperti lapangan basket dan tenis tetap dipertahankan. Bahkan, Pemkot berencana meningkatkan kualitasnya, termasuk menjadikan lapangan tenis sebagai fasilitas indoor.
Dengan langkah ini, Pemkot Serang berharap penataan fasilitas olahraga menjadi lebih terpusat, modern, dan mampu menunjang pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga badminton. (*)











