CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, mengeluhkan asap tebal yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar yang berada di dekat TPU Malaka Bojong. Asap tersebut disebut sudah sangat mengganggu aktivitas warga karena muncul hampir setiap hari, mulai pagi hingga malam hari.
Selain menimbulkan bau menyengat, asap dari tumpukan sampah yang dibakar juga mengganggu pernapasan warga dan membuat mata perih. Bahkan, jarak pandang di sekitar lokasi juga terganggu akibat kepulan asap yang terus muncul dari area pembuangan sampah liar tersebut.
Salah satu warga Hendrato Gunawan mengatakan, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini belum ada penanganan serius sehingga aktivitas pembakaran sampah masih terus terjadi.
“Kalau pagi asapnya sudah mulai terasa, siang makin tebal, malam juga kadang masih ada. Kami sangat terganggu karena asap masuk ke rumah-rumah warga,” ujar Hendrato kepada Bantenekspres.co.id, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, warga tidak mengetahui siapa yang melakukan pembakaran sampah karena saat asap muncul tidak pernah ada orang di lokasi.
“Yang bikin warga bingung, tiba-tiba saja sampah sudah terbakar. Tidak pernah terlihat siapa yang bakar, tahu-tahu asap sudah banyak dan menyebar ke permukiman,” katanya.
Hendrato menuturkan, kondisi tersebut membuat warga khawatir terhadap kesehatan keluarga mereka, terutama anak-anak dan balita yang rentan terkena gangguan pernapasan.
“Anak-anak sering batuk kalau asap sedang tebal. Mata juga perih kalau keluar rumah terlalu lama. Kami takut kalau terus dibiarkan bisa menyebabkan penyakit ISPA,” ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kecamatan Cikupa bersama instansi terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sebelum dampaknya semakin meluas.
“Kami minta pemerintah jangan diam saja. Tolong segera ditertibkan dan dicari solusi supaya tidak ada lagi pembakaran sampah liar di dekat permukiman warga,” ucap Hendrato.
Menurut Hendrato, keberadaan TPA liar di dekat TPU Malaka Bojong memang sudah lama menjadi perhatian masyarakat karena selain menimbulkan bau tidak sedap, lokasi tersebut juga kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan.
“Kalau dibiarkan terus, sampah akan makin menumpuk dan pembakaran seperti ini akan terus terjadi. Yang jadi korban masyarakat sekitar,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan pembersihan area TPA liar, memasang larangan membuang sampah sembarangan, serta melakukan pengawasan agar tidak ada lagi aktivitas pembakaran sampah yang merugikan masyarakat sekitar. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











