CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 32 Tangerang terus berkomitmen menjadi wadah kreativitas bagi para peserta didiknya. Sekolah ini menyediakan 16 jenis kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) yang dirancang khusus untuk menggali potensi siswa di berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga keagamaan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan pendidikan yang holistik. Pihak sekolah meyakini, setiap anak memiliki keunikan dan kecerdasan yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pilihan kegiatan yang luas agar mereka dapat berkembang sesuai dengan minatnya masing-masing.
Guru SMPN 32 Tangerang, Syamsudin, menjelaskan keberagaman ekskul ini merupakan bentuk nyata sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan siswa. Menurutnya, sekolah harus mampu menjadi jembatan bagi anak-anak untuk menemukan jati diri mereka melalui bakat yang dimiliki.
“Sekolah itu kan tempat sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan minat anak. Mereka punya potensi masing-masing, punya kesenangan masing-masing, ya kita selama itu diminati anak, kita harus memfasilitasi,” ujarnya kepada bantenekspres.co.id, Senin 11 Mei 2026.
Dikatakan Syamsudin, pilihan ekskul yang tersedia pun sangat bervariasi. Di bidang bela diri, siswa dapat memilih antara Pencak Silat, Karate, hingga Taekwondo. Sementara bagi mereka yang menyukai olahraga beregu, tersedia fasilitas untuk cabang Futsal, Basket, dan yang terbaru adalah Voli.
Tak hanya fisik, aspek seni dan budaya juga mendapat porsi besar. SMPN 32 Tangerang menawarkan ekskul musik modern seperti Band, hingga musik tradisional dan religi seperti Gambang Kromong serta Hadroh. Bahkan, terdapat ekskul Seni Tari yang telah mengharumkan nama sekolah.
Selain itu, prestasi yang ditorehkan pun tidak main-main. Syamsudin mengungkapkan, ekskul Seni Tari mereka baru-baru ini berhasil meraih juara di tingkat provinsi. Tak ketinggalan, tim Pramuka sekolah ini juga sukses mengirimkan perwakilannya ke tingkat nasional.
“Di Pramuka kita kemarin dua orang masuk seleksi Jambore Nasional di Kwarcab. Lolos tingkat kecamatan, kota, hingga masuk ke Jamnas,” tambahnya.
Hal ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan sekolah berjalan secara efektif dan kompetitif. Selain itu, ekskul lain seperti Paskibra dan Futsal juga aktif menyumbangkan piala melalui berbagai kejuaraan. Di bidang keagamaan, sekolah juga menyediakan ekskul Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) untuk memperkuat karakter spiritual para siswa di tengah kesibukan akademik.
Meski demikian, pihak sekolah tetap membebaskan siswa untuk memilih tanpa paksaan. Syamsudin menekankan, partisipasi siswa murni didasarkan pada keinginan sendiri agar proses belajar di luar kelas tersebut tetap terasa menyenangkan dan tanpa beban.
Lebih lanjut, pihak sekolah juga memastikan seluruh kegiatan ini dapat diakses secara cuma-cuma. “Ini semua gratis, enggak ada yang bayar. Kita ingin anak-anak semangat karena fasilitas sudah disiapkan dengan baik,” tegasnya.
Dengan jadwal yang padat dari Senin hingga Sabtu, SMPN 32 Tangerang berharap lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang produktif. Melalui 16 ekskul ini, diharapkan lahir generasi muda dari Tangerang yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga berprestasi dan berkarakter kuat. (*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi











