CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kota Tangerang. Tunjung Kawi Retno, atlet pencak silat dari SMPN 10 Tangerang, sukses meraih dua gelar juara pertama dalam ajang Silat Benteng Cisadane Championship (SBCC) 5 yang digelar di Mall Balekota Tangerang pada 24–26 April 2026 lalu.
Dalam kejuaraan tersebut, Tunjung tampil gemilang dengan menjuarai dua kategori sekaligus, yakni seni tunggal dan tanding. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras serta dedikasi tinggi yang selama ini ia jalani dalam dunia pencak silat.
Perjalanan menuju podium tertinggi ini tidak diraih secara instan. Tunjung mengungkapkan, dirinya harus menjalani jadwal latihan yang padat dan disiplin, bahkan kerap berlatih hingga sore hari demi menjaga performa.
“Latihan hampir setiap hari, kadang sampai jam lima sore. Capek pasti, tapi aku jalani karena ini sudah jadi target aku,” ujarnya kepada bantenekspres.co.id, Selasa 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan pertama diraih pada kategori seni tunggal. Dalam durasi penampilan sekitar 1 menit 20 detik, ia mampu menunjukkan gerakan yang presisi, kuat, dan penuh penghayatan hingga mengungguli empat peserta lainnya dalam satu pool.
“Waktu tampil di gelanggang, poin aku sekitar 9,870. Setelah semua tampil, baru diumumkan kalau aku juara satu kategori seni,” ungkapnya.
Tak berhenti di situ, di hari yang sama Tunjung kembali turun ke gelanggang untuk mengikuti kategori tanding. Ia harus menghadapi tiga pertandingan berat sejak babak penyisihan hingga final.
Pada babak penyisihan yang digelar Jumat, Tunjung mampu menunjukkan teknik serangan yang efektif serta pertahanan yang solid. Performa tersebut terus ia pertahankan hingga babak semifinal dan final pada Sabtu.
“Di tanding lebih capek karena harus lawan beberapa orang. Tapi aku fokus sama teknik dan jaga stamina,” katanya.
Menurut Tunjung, konsistensi serta kekuatan fisik yang prima menjadi kunci keberhasilannya meraih kemenangan di setiap laga. Hasilnya, ia kembali menyabet medali emas kedua dan memastikan diri sebagai juara di dua kategori sekaligus.
Meski telah meraih prestasi gemilang, Tunjung tidak ingin cepat merasakan puas diri. Ia justru menjadikan pencapaian ini sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga ke depannya lebih baik lagi. Harapan aku, nanti di O2SN bisa lolos sampai tingkat nasional,” pungkasnya.(*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi










