Ribuan Penerima MBG di Kota Serang Terdampak, BGN Awasi Ketat Perbaikan Dua SPPG

Korwil BGN Kota Serang, Nuni Pratiwi

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Sebanyak 4.917 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang terdampak setelah dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diberhentikan sementara (suspend) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kota Serang, Nuni Pratiwi, membenarkan bahwa dua SPPG yang disuspend yakni SPPG Kota Serang Curug Curug dan SPPG Kota Serang Serang Cipare 3.
“Ya benar, ada dua SPPG yang disuspend, yaitu SPPG Kota Serang Curug Curug dan SPPG Kota Serang Serang Cipare 3,” ujarnya, saat dihubungi Bantenekspres.co.id, Kamis 23 April 2026.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penghentian sementara tersebut dilakukan karena masih adanya kekurangan pada aspek infrastruktur yang harus dipenuhi oleh pengelola. Beberapa di antaranya meliputi Sertifikat SLHS, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga fasilitas mess atau tempat istirahat. “Semua karena infrastruktur,” jelasnya.

Nuni menegaskan, status suspend bersifat sementara dengan tenggat waktu maksimal satu bulan untuk melakukan perbaikan. Namun, pihaknya mendorong agar proses pembenahan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga layanan bisa kembali berjalan normal.

“Diberhentikan sementara untuk perbaikan, tenggatnya paling lama satu bulan. Tapi lebih cepat lebih baik agar SPPG tersebut bisa operasional kembali,” katanya.

Selama masa perbaikan, BGN melakukan pengawasan secara ketat dengan memonitor perkembangan setiap hari melalui kepala SPPG yang melaporkan kepada koordinator kecamatan (korcam).

“Kami setiap hari memonitor perkembangan perbaikannya melalui kepala SPPG yang diteruskan kepada korcam,” ujarnya.

Terkait layanan kepada penerima manfaat, BGN memastikan penyaluran MBG tetap berjalan melalui skema pengalihan ke SPPG terdekat, dengan catatan kapasitas masing-masing SPPG tidak melebihi 3.000 penerima manfaat. “Untuk penerima manfaat akan dialihkan ke SPPG terdekat, dengan catatan kapasitasnya tidak lebih dari 3.000,” tambahnya.

 

Pos terkait