PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID — Puskesmas Panongan menggelar kegiatan Kelas Ibu Hamil dan Ibu Balita di Desa Mekarjaya, Kecamatan Panongan, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi para ibu dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan bayi dan pemantauan tumbuh kembang balita. Selain mendapatkan materi dari tenaga kesehatan, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman satu sama lain.
Kepala UPT Puskesmas Panongan, dr. Yasmina Ediani mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu dan anak.
“Kelas ibu hamil dan ibu balita ini sangat penting sebagai sarana edukasi langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan para ibu memiliki pemahaman yang baik terkait kehamilan sehat, persalinan aman, serta perawatan bayi yang tepat,” ujar dr. Yasmina kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 23 April 2026.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para ibu tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan petugas kesehatan terkait berbagai keluhan atau pertanyaan yang dihadapi selama kehamilan maupun dalam merawat balita.
“Kami juga mendorong para ibu untuk aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Dengan begitu, mereka tidak merasa sendiri dan bisa saling menguatkan,” tambahnya.
Menurutnya, peningkatan pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap pencegahan berbagai risiko kesehatan, seperti stunting, gizi buruk, hingga komplikasi saat persalinan.
“Jika ibu memiliki pengetahuan yang baik, maka keputusan yang diambil juga akan lebih tepat. Ini tentu berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.
Yasmina berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Peran ibu sangat besar dalam menentukan masa depan anak, sehingga edukasi seperti ini harus terus kita tingkatkan,” tutupnya. (*)











