TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Jelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Polres Metro Tangerang Kota memastikan kesiapan pengamanan guna menjaga kondusivitas di wilayah hukum Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektoral.
Menurutnya, persiapan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri dan Kapolda Metro Jaya untuk memberikan pelayanan serta pengamanan maksimal terhadap aksi penyampaian aspirasi buruh.
“Sesuai arahan pimpinan, dari pak Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, kita sudah melakukan langkah-langkah. Baik itu rapat koordinasi terkait pengamanan, maupun langsung bertemu mitigasi maupun audiensi koordinasi dengan beberapa pimpinan buruh maupun serikat yang ada di Kota Tangerang,” kata Kombes Pol R Muhammad Jauhari, usai menemui para buruh di Puspemkot Tangerang, Kamis, 23 April 2026.
Ia memaparkan, pihaknya telah aktif melakukan rapat koordinasi dan audiensi langsung dengan pimpinan serikat buruh di Kota Tangerang. Salah satu agenda yang telah berjalan adalah kegiatan Pra-May Day yang dilakukan oleh Komite Aksi Buruh Tangerang (KABUT) Bergerak.
“Siang hari ini aspirasi mereka sudah ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kota Tangerang, Kapolres, dan Disnaker. Kami berupaya mencari solusi terbaik agar permasalahan buruh ini bisa diangkat ke skala Pemerintah Pusat,” sambungnya.
Jauhari menyebut, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan untuk memastikan kelancaran peringatan May Day,.
Pihaknya akan memfokuskan pengamanan di beberapa titik krusial, terutama akses keberangkatan massa menuju Jakarta.
Berdasarkan hasil koordinasi, pergerakan massa buruh dari Kota Tangerang akan terbagi menjadi dua tujuan utama di Jakarta, yaitu Monas dan gedung DPR RI,” ujarnya.
kedua lokasi aksi buruh tersebut menjadi titik penyampaian aspirasi bagi elemen buruh lainnya.
Kombes Pol Jauhari menegaskan, pihaknya akan melakukan pengawalan melekat mulai dari titik kumpul hingga ke lokasi tujuan di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan massa buruh sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat umum.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar perayaan May Day tahun ini dapat berjalan aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.(*)











