Serang Mengaji Capai 95,7 Persen, Wali Kota Serang Targetkan Tuntas Tahun Ini

Kegiatan halal bihalal dan tadarus bersama guru serta siswa di SMPN 6 Kota Serang, Senin (30/3).

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mendorong percepatan program Serang Mengaji yang kini telah mencapai capaian 95,7 persen. Hal itu disampaikan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat menghadiri kegiatan halal bihalal dan tadarus bersama guru serta siswa di SMPN 6 Kota Serang, Senin (30/3).

Budi mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari evaluasi capaian program Serang Mengaji yang dijalankan oleh satuan tugas (satgas). “Hari ini saya menghadiri kegiatan Serang Mengaji di sekolah, dengan tema silaturahmi, halal bihalal, dan tadarus. Ini juga menjadi bagian dari evaluasi sejauh mana capaian Satgas Serang Mengaji,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, sebagian besar siswa di Kota Serang sudah mampu membaca Al-Qur’an. Dari sebelumnya masih banyak yang belum bisa, kini tersisa sekitar 3 hingga 4 persen saja.

“Alhamdulillah capaian sudah mencapai 95,7 persen. Yang sebelumnya masih banyak anak yang belum bisa mengaji, sekarang tinggal sekitar 3 sampai 4 persen lagi,” katanya.

Pemkot Serang pun menargetkan seluruh siswa sudah bisa mengaji dalam waktu dekat. Bahkan, di SMPN 6 Kota Serang saat ini hanya tersisa lima siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dan tengah dalam pendampingan intensif.

“Targetnya selesai. Insya Allah dalam waktu tiga bulan ke depan bisa 100 persen anak-anak kita bisa mengaji,” tegasnya.

Menurut Budi, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, para ulama, serta tenaga pendidik yang tergabung dalam Satgas Serang Mengaji. Ia menegaskan, program ini tidak hanya fokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan karakter siswa.

“Kami berharap program ini benar-benar bermanfaat, karena tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan akhlak, membentuk budi pekerti, serta meningkatkan ketakwaan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Serang Mengaji, Enting Abdul Karim, menjelaskan bahwa program tersebut menunjukkan progres signifikan sejak awal pelaksanaan.

Ia menyebutkan, dari total 6.684 siswa kelas 9, awalnya terdapat 1.691 siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Namun, jumlah tersebut kini berhasil ditekan menjadi 333 siswa di seluruh Kota Serang. “Melalui kerja sama Dinas Pendidikan, guru PAI, dan kepala sekolah, jumlah siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an terus menurun,” jelasnya. (*)

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait