SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan terus melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk memperbaharui data secara berkelanjutan sebagai upaya memperbarui dan menjaga akurasi data pemilih secara terus-menerus.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap mutakhir, akurat dan komprehensif menjelang pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada di tahun 2029 mendatang. Proses pemutakhiran ini meliputi pencermatan terhadap data pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat, serta perubahan data seperti perpindahan domisili atau perubahan status kependudukan.
Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Heni Lestari, selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM. Ia mengatakan bahwa PDPB ini merupakan komitmen KPU dalam menghadirkan daftar pemilih yang berkualitas.
“Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) ini kita lakukan secara terus-menerus atau setiap tiga bulan sekali akan kita umumkan hasilnya. Ini juga untuk memastikan data pemilih selalu akurat. Masyarakat juga kami dorong untuk aktif melaporkan apabila terdapat perubahan data, seperti pindah domisili, pemilih pemula atau anggota keluarga yang sudah tidak memenuhi syarat,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id pada Rabu 25 Februari 2026.
Menurut Heni, bahwasanya partisipasi masyarakat ini menjadi sebuah kunci utama dalam menjaga kualitas data pemilih. KPU Kota Tangerang Selatan membuka layanan bagi warga yang ingin melakukan pengecekan maupun perbaikan data, baik secara langsung di kantor KPU maupun melalui kanal informasi resmi yang tersedia.
Selain itu, KPU juga melakukan koordinasi dengan Dukcapil untuk menyinkronkan data kependudukan guna meminimalisasi potensi data ganda maupun pemilih yang tidak memenuhi syarat. Heni juga menambahkan bahwa pembaruan data secara berkelanjutan penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi.
“kita juga berkoordinasi dengan Dukcapil, untuk memastikan data pemilih yang valid, agar hak pilih masyarakat dapat terjamin dan pelaksanaan pemilu dapat berjalan lebih transparan serta akuntabel,” ucapnya. (*)











