Tak Sanggup Bayar Kios, Pedagang Pasar Cisoka Pilih Jualan di Bahu Jalan

Lapak pedagang di bahu jalan Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa 17 Februari 2026. Foto: Dani Mukarom

CISOKA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Mulyadi sudah hampir enam tahun bertahan berdagang di pinggir jalan Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang. Bukan tanpa alasan. Ia mengaku enggan pindah ke pasar baru yang disiapkan pemerintah daerah karena biaya yang dinilai terlalu tinggi bagi pedagang kecil sepertinya.

“Dagang sudah hampir enam tahun. Nggak mau pindah karena di sana terlalu modern pasarnya. Bayar kiosnya juga mahal sekali. Kita pedagang kecil kurang sanggup kalau harus bayar segitu,” ujarnya, Selasa 17 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, konsep pasar baru yang lebih modern justru menghadirkan beban tambahan. Bukan hanya soal adaptasi tempat, tetapi juga soal kemampuan finansial untuk menyewa kios dengan tarif yang dianggap tak sebanding dengan penghasilan harian.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah sempat datang dan meminta para pedagang untuk pindah ke pasar baru yang berada di bagian dalam. Namun, minimnya informasi dan pendampingan membuatnya hanya bisa mengikuti arahan tanpa benar-benar memahami konsekuensinya.

“Pernah sekali Pemda ke sini minta kita pindah ke pasar yang di dalam. Tapi saya nggak tahu apa-apa, jadinya cuma ikut saja,” katanya.

Kondisi ini mencerminkan dilema klasik penataan pasar tradisional, di satu sisi pemerintah mendorong modernisasi, di sisi lain pedagang kecil merasa belum siap menghadapi beban biaya dan perubahan sistem yang menyertainya.

“Pembeli lebih ramai di pinggir jalan, kalau di dalam pembeli kadang malas untuk masuk, ” ucapnya. (*)

Pos terkait