SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – 50 Persen lebih dari hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) masyarakat Kota Tanggerang Selatan alami gejala darah tinggi.
Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Wali Kota Tanggerang Selatan, Benyamin Davnie. Ia mengatakan bahwa lebih dari 200 ribu masyarakat Tangerang Selatan yang telah melakukan Cek Kesehatan Gratis dan hasilnya lebih dari 50 persen masyarakat alami Gejala darah tinggi dan disusul dengan gejala struk.
“Cek kesehatan gratis di Tangerang Selatan sudah maksimal, sejak awal saya sudah menyiapkan 31 puskesmas, Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan dan kemudian semua tempat pelayanan kesehatan milik swasta juga di dorong sehingga lebih dari 200.000 masyarakat Tangsel sudah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan yang tertinggi tekanan darah tinggi penyakitnya, lebih dari 50 persen. Kemudian, gejala struk dari tekanan darah tinggi ke gejala struk,” ucapnya saat diwawancarai oleh Bantenekspres.co.id. pada Kamis 12 Februari 2026.
Ia juga berharap agar masyarakat tidak telat berobat jika terdapat gejala tersebut.
“Saya harapkan jangan telat untuk berobat kalo ada gejalanya dengan pola itu segera berobat dan RS Hermina punya fasilitas itu,” ujarnya.
Ditempat yang sama, doker Allin juga membenerkan apa yang telah dikatakan oleh Benyamin. Ia mengatakan bahwa data masyarakat yang sudah dilakukan Cek Kesehatan Gratis mencapai 1,4 juta dan Pemerintah sudah melakukan di angka 56 persen yaitu sebanyak 500 ribu.
“Yang sudah kita CKG itu dari 1,4 juta itu kita tercapai di angka 56 persen jadi kurang lebih 500 ribu lah ya, dari 500 ribu itu terdiri dari anak usia sekolah dan dewasa lansia, itu hipertensinya kurang lebih 50 persen,” tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwasanya dari anak sekolah tak banyak yang hipertensi melainkan ada sebagian dari mereka yang playhepert sehingga balik lagi terhadap pola hidupnya.
“Kalo anak sekolah itu tidak terlalu banyak lah ya yang hipertensi, cuma mungkin dari anak sekolah juga ada yang prehipertensi yg hipertensi itu balik lagi ke pola hidup atau gaya hidup, selain juga yang genetik tapi pola hidupnya,” ujar Allin.
Oleh karena itu, pemerintah tahun ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap hasil Cek Kesehatan Gratis, menerapkan pola ngider sehat di masyarakat.
“Mangkanya kita di tahun ini sedang melakukan terhadap hasil CKG tersebut, dan kemudian juga di masyarakat kita ngider sehat dan ngider sehat premium kita berupaya menginterpensi hasil CKG tahun lalu,” tutupnya. (*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi
Caption: Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie for Bantenekspres.co.id. Kamis 12 Februari 2026
Tags: .











