Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Pasir Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Warga Tanjung Pasir, menanam pohon pisang di tengah jalan karena bentuk protes dan kecewa akibat jalan yang tidak kunjung di perbaiki. Randy/Bantenekspres.co.id

TELUKNAGA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, meluapkan kekecewaan mereka terhadap kondisi Jalan Raya Tanjung Pasir yang rusak parah dengan cara menanam pohon pisang di tengah badan jalan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena hingga kini belum ada respons dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melakukan perbaikan jalan.

Pantauan di lokasi, jalan yang merupakan akses utama warga menuju kawasan pesisir dan permukiman tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang besar, permukaan jalan bergelombang, serta genangan air saat hujan kerap membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Bacaan Lainnya

Hasanudin salah seorang warga Desa Tanjung Pasir mengatakan, bahwa aksi penanaman pohon pisang ini dilakukan karena warga sudah terlalu lama menunggu perhatian dari pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai keluhan sudah sering disampaikan, namun belum juga ditindaklanjuti.

“Kami terpaksa melakukan aksi ini sebagai bentuk protes. Jalan ini sudah lama rusak dan sangat membahayakan pengguna jalan. Sampai sekarang belum ada respon nyata dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 20 Januari 2026.

Hasanudin menegaskan, bahwa Jalan Raya Tanjung Pasir merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga sudah seharusnya perbaikan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, bukan dibebankan kepada masyarakat.

“Ini jelas jalan kabupaten, perbaikannya juga harus dari Kabupaten Tangerang. Warga hanya ingin jalan yang layak dan aman untuk dilalui, apalagi ini akses vital untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kerusakan jalan sering menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan. Kondisi tersebut membuat warga merasa was-was setiap kali melintas.

“Sudah banyak pengendara yang jatuh karena lubang tertutup air. Kalau dibiarkan terus, bisa menelan korban lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Pasir Arun membenarkan bahwa warganya yang melakukan aksi penanaman pohon pisang i jalan raya Tanjung pasir. Sudah dilakukan pertemuan, akan tetapi warga tetap minta dilakukan perbaikan.

“Memang sudah berapa kali kecelakaan, kondisi jalan juga parah. Saya sudah sampaikan ke pihak terkait tinggal menunggu saja perbaikan Dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,”tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait