KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyosialisasikan pemanfaatan Aplikasi Tangerang LIVE di tengah masyarakat. Kali ini, mengundang 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Tangerang.
Tak sekadar sosialisasi, Diskominfo menggelar Training of Trainer (ToT) bagi ratusan mahasiswa. Harapannya, ratusan mahasiswa yang sudah mengenal tentang aplikasi Tangerang LIVE menjadi agen perubahan digital. Acara pelatihan yang berlangsung di Ruang Al-Amanah, Puspem Kota Tangerang.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman menjelaskan pentingnya mahasiswa untuk aktif menggunakan Tangerang LIVE sebagai platform digital yang terintegrasi dengan berbagai layanan masyarakat.
“Adik-adik sekalian sangat dekat dengan teknologi digital, dan Kota Tangerang punya aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan masyarakat lewat Tangerang LIVE. Mahasiswa bisa menjadi motor penggerak digitalisasi di kota ini,” kata Herman.
Seperti kita ketahui, Tangerang LIVE menyediakan berbagai fitur yang bermanfaat bagi mahasiswa, termasuk informasi beasiswa, Tangerang Cakap Kerja, dan JobFair.
Sekda, menambahkan, pemanfaatan Tangerang LIVE selaras dengan visi Pemkot Tangerang untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan smart city.
“Dengan fitur-fitur ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi dengan mudah, tetapi juga dapat berperan aktif dalam transformasi digital Kota Tangerang,” tutup Herman.
Dengan menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan digital diharapkan mampu mendiseminasikan informasi dan membimbing masyarakat luas dalam menggunakan Aplikasi Tangerang LIVE secara optimal.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mugiya Wardhany menuturkan, mahasiswa memiliki peran strategis. Sebagai generasi muda yang melek teknologi, mahasiswa juga memiliki semangat untuk berinteraksi dengan masyarakat.
“Melalui Training of Trainer ini, 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tangerang dibekali pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif mengenai Aplikasi Tangerang LIVE,” kata Mugiya, Kamis (20/11/25).
Pelatihan ini tidak hanya fokus pada fitur-fitur teknis aplikasi. Tetapi juga pada metode sosialisasi yang efektif agar informasi dapat diterima dengan mudah oleh berbagai kalangan. “Mereka diharapkan dapat menjadi pelatih atau fasilitator bagi masyarakat di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, pemanfaatan aplikasi yang menyediakan berbagai layanan publik ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga,” katanya.
Diharapkan setelah ToT ini, gerakan sosialisasi dari kampus ke masyarakat dapat berjalan masif, memastikan bahwa Aplikasi Tangerang LIVE sebagai wujud komitmen Pemkot Tangerang dalam menyediakan layanan yang cepat, mudah dan terintegrasi serta dapat digunakan secara optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari. (adv)











