Muhamad Aziz Pimpin PGI Kota Tangsel Periode 2025-2029

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (tengah) didampingi Ketua PGI Kota Tangsel Muhamad Aziz foto bersama pengurus dan atlet golf seusai pelantikan pengurus PGI Tangsel periode 2025-2029. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Muhamad Aziz pimpin Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Tangsel periode 2025-2029. Pelantikan Aziz dan pengurus lainnya dilaksanakan di aula Golf Pondok Cabe, Pamulang, Rabu, 5 November 2025.

Pelantikan dipimpin oleh Ketua PGI Banten Andi Hasan dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, perwakilan pengurus PGI kabupaten kota se-Provinsi Banten dan lainnya. Pria yang juga sebagai anggota DPRD Kota Tangsel tersebut dilantik menjadi Ketua PGI Tangsel periode 2025-2029 setelah 3 bulan lalu dilakukan pemilihan dan ia terpilih secara aklamasi.

Bacaan Lainnya

Ketua PGI Kota Tangsel Abdul Aziz mengatakan, setelah dilantik dirinya mengaku memiliki tugas berat yang harus diembannya. Pasalnya, pada akhir 2026 Kota Tangsel akan menjadi tuan rumah Porprov Banten.

“Ini tugas berat karena jelang Porprov 2026. Koni Tangsel targetkan kita juara umum dan semua atlet harus dapat medali emas,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Rabu, 5 November 2025.

Aziz menambahkan, pihaknya ditarget mendapat 7 medali emas dalam Porprov 2025. Untuk bisa mencapai target tersebut, pihaknya melakukan pembinaan atlet, menyiapkan pelatih dan yngg penting perbaikan gizi atlet dan sarana prasarananya.

“Latihan atlet rutin dan hampir tiap hari latihan. Atlet ini rata-rata masih sekolah dan kuliah. Mereka latihan setelah selesai sekolah dan kuliah, biasanya merek di lapangan dan driving,” tambahnya.

Menurutnya, di Kota Tangsel terdapat dua lapangan golf, yakni di Pondok Cabe di Pamulang dan Damai Indah Golf BSD di Serpong. Namun, atlet PGI Tangsel lebih banyak berlatih di Golf Pondok Cabe.

“Ada 9 atlet golf yang kita siapkan dan cadangan 2 orang. Dalam Porprov pesaing terberat atelt dari Tangerang Raya dan Cilegon. Yang punya lapangan golf itu hanya Tangsel, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Cilegon,” jelasnya.

Aziz mengaku, banyak orang bilang main golf itu mahal? Khusus orang-orang elit. Dirinya berjanji sebagai Ketua PGI Tangsel akan memboomingkan bahwa olahraga golf ini untuk masyarakat Kota Tangsel.

“Kita akan turun ke sekolah-sekolah dan akan boomingkan olahraga golf di Tangsel. Kita akan kenalkan olahraga golf sejak dini. Kita akan buat kelas khusus bersama pihak terkait untuk memboomingkan golf di Tangsel,” tuturnya.

“Kita juga akan memasukan olahraga golf ini sebagai ekstrakurikuler di sekolah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PGI Provinsi Banten Andi Hasan mengaku percana, dibawah kepimpinan Muhamad Aziz PGI Tangsel akan lebih baik dan maju lagi

“Pada Porprov 2026 mendatang siapapun yang juara yang penting PGI Banten mendapat atlet yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujarnya

Andi menambahkan, sebagai pemimpin baru Aziz harus memiliki semangat terus dan tidak hanya diawal saja. “Diharapkan setiap minggu diadakan rapat untuk bisa menjalankan apa yang diharapkan ketua yang baru,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, golf adalah salah satu olahraga ia sukai. Ia berharap dengan kepemimpinan yang baru PGI Tangsel bisa lebih baik dan maju lagi.

“Kemajuan dari cabor tidak terlepas dari asosiasi. Golf juga harus dikelola dengan baik, ateltnya adalah ujung tombak prestasi golf Indonesia,” ujarnya.

Pilar menambahkan, Pemkot Tangsel menargetkan meraih juara umum pada Porprov 2026 mendatang. Dengan kepengurusan PGI Tangsel yang masih segar dan Tangsel menjadi tuan rumah Porprov Banten.

“Kalau kita tuan rumah tentu gengsinya juara umum tapi, harus melalui langkah-langkah yang terukur dan tidaj bisa diatas kertas saja dan wacana saja. Bagaimana PGI Tangsel membentuk training camp yang baik,” tambahnya.

Pilar mengaku, dengan fasilitas yang luar biasa dan ditambah atlet muda yang banyak dan didukung pengurus PGI yang baru, Tangsel menjadi juara umum bisa terwujud. “Tapi, harus dipersiapkan betul-betul atlet itu supaya mereka bisa dapatkan medali dengan baik dan semua target,” ungkapnya.

Bapak satu anak ini mengaku, memasyarakatkan golf itu sangat penting dan bagaimana golf itu tidak lagi dipandang olahraga masyarakat menengah atas tapi, olahraga yang bisa dirasakan oleh semua orang.

“PGI saya harapkan juga bisa keliling kesekolah-sekolah untuk kenalkan dan cari bakat-bakat muda di sekolah,” tutupnya. (*)

Pos terkait